SuaraBekaci.id - Sejumlah akademisi, praktisi serta aparatur sipil negara atau ASN di Kabupaten Bekasi dilibatkan dalam sebuah tim bernama Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D).
Penjabat Bupati Bekasi, Dani Ramdan mengatakan, im ini dibentuk untuk merumuskan kegiatan dan mengevaluasi serta memberikan masukan-masukan sekaligus mengkaji berbagai permasalahan juga potensi tantangan pembangunan yang ada di wilayah Kabupaten Bekasi.
"TP2D ini mengkaji dan memberikan rekomendasi untuk mengimplementasikan empat fokus yang sudah saya tetapkan. Baik infrastruktur, pembangunan SDM, pemulihan ekonomi, maupun reformasi birokrasi," kata Dani Ramdan, Sabtu (9/7/2022).
Ia mengatakan, selain empat fokus utama itu, ada sejumlah agenda prioritas lain yang disusun Pemerintah Kabupaten Bekasi di antaranya percepatan penyerapan anggaran, penggalian dan peningkatan realisasi pendapatan daerah, pengentasan kemiskinan, penanganan pengangguran, serta peningkatan infrastruktur strategis.
Ia berharap TP2D yang dibentuk ini dapat merumuskan kebijakan yang membantu memberikan masukan dan pemikiran terkait konsep pembangunan yang ada di Kabupaten Bekasi.
"Tim ini diharapkan merumuskan topik untuk policy papers yang akan disusun, sehingga dari situlah nanti yang akan menjadi bahan saya untuk mengambil keputusan," ucapnya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Dedy Supriyadi, mengatakan, tugas TP2D selain memberikan masukan, saran, dan pengkajian percepatan pembangunan daerah juga melaksanakan pemantauan pelaksanaan program kegiatan melalui instrumen pengendalian dan evaluasi di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah.
"Selain itu, tugasnya juga merumuskan ide-ide inovasi di bidang pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan dalam rangka membantu meningkatkan daya saing daerah Kabupaten Bekasi," katanya.
Tak hanya itu, TP2D diharapkan membantu pemerintah daerah mengatasi kendala dalam berbagai pemecahan isu aktual dan strategis terhadap keluhan masyarakat dalam pelaksanaan program pemerintah daerah.
"Saya berharap, TP2D dapat membantu mengatasi dan melakukan analisis saran dan keluhan masyarakat terhadap pelaksanaan program pemerintah daerah," kata dia. [Antara]
Tag
Berita Terkait
-
Bingung Cari Kerja? Job Fair Virtual Bekasi Tawarkan 1.313 Lowongan dari 45 Perusahaan
-
Prabowo ke Siswa Taruna Nusantara: Jangan Hanya Pintar, Harus Jujur dan Cinta Tanah Air!
-
Petaka Olahraga Malam, Wanita di Bekasi Tewas Tertabrak Motor Saat Joging di Grand Wisata
-
P3MUDA PPP Dorong Anak Muda Aktif Mengawal Masa Depan Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045
-
Mendagri Dorong Pemda Papua Pegunungan Laksanakan Program Perumahan Sesuai Aturan
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi
-
Seret Nama Pejabat ATR/BPN hingga Politisi, Ini Fakta Terbaru Kasus Korupsi Summarecon
-
Bikin Polusi Udara Parah, Pabrik Arang di Bekasi Disegel
-
Waketum MUI Jadi Saksi Meringankan Dugaan Korupsi Haji Eks Menag Yaqut Cholil
-
26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi