SuaraBekaci.id - Kasus laka lantas di Kalimalang, Bekasi yang melibatkan pengendara sepeda motor dan mobil Toyota Fortuner hingga menjadi viral ternyata hanya rekayasa.
Hal ini terungkap setelah pihak Polres Metro Bekasi mengungkap bahwa Wahyu Suhanda (35) yang sebelumnya dianggap korban akibat kecelakaan itu dan tenggelam di Kalimalang Bekasi ternyata masih hidup.
"Dari hasil penyelidikan, baik secara saintifik maupun data-data lapangan oleh petugas, menyatakan dan menyimpulkan, kemudian memastikan bahwa kejadian tersebut bukan kejadian yang sesungguhnya, melainkan merupakan kejadian yang direkayasa dan diinisiasi oleh Wahyu," ucap Kapolres Metro Bekasi Komisaris Besar Polisi Gidion Arif Setyawan.
Saat ini Wahyu bahkan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) oleh pihak kepolisian. Sejumlah fakta pun mencuat dari hasil penyidikan pihak Polres Metro Bekasi terkait rekayasa laka lantas ini, berikut ulasannya.
Menyusun Rencana Selama 1 Bulan
Rekayasa laka lantas ini menurut pihak kepolisian merupakan ide dari Wahyu Sudana. Dari hasil penyidikan polisi, rencana ini bahkan sudah dipikir masak-masak selama satu bulan lamanya.
Menurut pihak kepolisian, rencana ini mereka susun saat berada di Bogor, Jawa Barat. "Mereka sudah merencanakan dan merancang sedemikian rupa kejadian ini sejak sebulan sebelumnya di daerah Bogor,"
Wahyu tentu tidak bekerja sendirian. Wahyu mengajak tiga orang rekannya yang saat ini juga menjadi tersangka, yakni Abdil Mulki (37), Dena Surya Kusuma (25), dan Asep Rian Irawan.
Setelah satu bulan merenancakan rekayasa laka lantas ini, keempat orang ini lalu pada Sabtu (4/6) dinihari berangkat dari kediaman Wahyu menuju Teluk Jambe.
Baca Juga: Demi Cairkan Asuransi, Begini Terjadinya Rekayasa Tenggelam Wahyu di Kalimalang Bekasi
"Mereka berempat pergi ke lokasi mengendarai satu mobil dan dua motor," kata Gidion.
Merusak Motor Kawasaki KLX
Tiba di Teluk Jambe, sekitar pukul 02:00 WIB, keempat orang ini mulai menjalankan rencana. Hal pertama yang dilakukan ialah merusak motor Kawasaki KLX berplat F 6058 FHB.
Motor ini nantinya yang akan digunakan Wahyu dan Abdul Mulki dan alami kecelakaan dengan mobil Toyota Fortuner.
Perusakan pada motor itu dilakukan pada bagian belakang dengan menggunakan batu. Setelah itu, keempat orang ini lantas kembali menuju ke Bekasi lewat jalur Kalimalang.
Mulki Menabrakan Motor
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Bedak Tabur Waterproof yang Tidak Mudah Luntur Saat Hujan
- 3 Cara Cek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak Lewat HP, Tak Perlu ke Kantor
- Link Download Tema dan Logo HUT TNI 2026 Resmi dari Mabes TNI
- 3 Rekomendasi Sepatu Lokal Sol Empuk Aman untuk Hujan-hujanan, Anti Licin
- Bagaimana Cara Mengetahui Feng Shui Kita? Kenali Kua Number dan Cara Menghitungnya
Pilihan
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
-
Disaksikan Andi Gani dan Perwakilan Buruh, DPR Resmi Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Jadi UU
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
Terkini
-
Aktif Jemput Bola Transaksi Warga, Kiprah BRILink Agen Ria Irawan Topang Roda Ekonomi
-
30 Perusahaan Buka Ribuan Lowongan Kerja di Subang, Cek Syaratnya!
-
Aksi Ekstrem Jambret Pakai Kawasaki Ninja, Rampas HP Pakai Dua Tangan
-
BRI Dorong Penyuluh Antikorupsi Jadi Teladan Integritas di Tempat Kerja
-
2 Tersangka Dibebaskan! Kasus Perusakan Rumah di Cikunir Selesai