SuaraBekaci.id - Kemunculan kelompok Khilafatul Muslimin bikin geger publik. Kelompok ini jadi sorotan setelah di sejumlah daerah melakukan konvoi dengan membentangkan spanduk Khilafatul Muslimin.
Kehadiran kelompok ini mendapat penolakan dari warga di Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Sejumlah spanduk penolakan dibentangkan masyarakat menolak kehadiran kelompok yang menurut laporan Densus 88 sebagai kelompok radikal.
Mengutip dari laporan Jabarnews, spanduk penolakan muncul di sejumlah titik di Karawang, salah satunya di jalur arteri Klari-Cikampek.
Spanduk penolakan itu bertuliskan, "Kami Warga Karawang Menolak!!! Keberadaan Khilafatul Muslimin, Pancasila Ideologi NKRI,"
Selain di daerah arteri Klari-Cikampek, spanduk penolakan juga muncul di Jalan Raya Kosambi, Kecamatan Klari.
Sementara itu, menurut penuturan warga setempat, ia tidak mengetahui spanduk tersebut dipasang oleh siapa.
“Saya tidak tahu ada spanduk itu, soalnya dari pagi memang tidak ada orang yang pasang-pasang spanduk,” kata salah seorang penjaga warung bernama Ahmad (39) yang berada di sekitar bunderan Masari.
Terpisah, Kasat Intel Polres Karawang AKP Agustinus Manurung membenarkan kemunculan spanduk penolakan keberadaan Khilafatul Muslimin, Pancasila Ideologi NKRI.
“Memang keberadaan Khalifatul Muslimin tengah menjadi pantauan kami, juga sorotan masyarakat, dan soal spanduk yang muncul tengah kami cari informasinya,” ungkapnya.
Dari informasi yang didapatnya, ada empat spanduk yang terpantau terpasang di wilayah Karawang. Yakni dua di Kecamatan Klari dan dua lagi di Kecamatan Cikampek.
“Spanduk itu mungkin respon warga yang tidak menginginkan adanya ideologi selain pancasila dan kami pun mengajak hal sama agar tidak terpecah belah,”
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Merasa Difitnah, Plt Bupati Bekasi Laporkan Akun TikTok 'Bekasi Masih Kusut' ke Polisi
-
Kecelakaan Kereta Bekasi Timur, Menhub Dudy: Jangan Berspekulasi Sebelum Ada Fakta
-
Edarkan Tramadol dan Hexymer, Tiga Pelaku di Bekasi Diciduk Polisi
-
Bekerja di Tempat Katering, Gadis 13 Tahun di Cikarang Jadi Korban Kekerasan Seksual
-
Dini Hari Mencekam di Cikarang, 4 Remaja Bawa Celurit Diamankan Polisi