SuaraBekaci.id - Bek Bali United, Gunawan Dwi Cahyo tengah jadi sorotan. Bahkan kata Gunawan menjadi trending topic di laman Twitter pada Kamis (26/5/2022) sore ini.
Trending topicnya nama bek Bali United itu berawal dari unggahan dirinya di akun Instagram pribadinya. Gunawan Dwi Cahyo di unggahannya tersebut tak terima dengan celoteh komika Marshel Widianto yang hina Inter Milan.
Marshel yang merupakan tifosi Rossoneri itu memang tengah membuncah karena tengah merayakan keberhasilan AC Milan meraih gelar Scudetto pada musim ini.
Sangking gembiranya, Marshel kemudian mengucapkan kata-kata kasar yang ditujukan untuk Inter Milan, rival AC Milan.
"An*** Inter gob***. Inter sudah bayar gaji mahal-mahal masih tetap di bawah kita (AC Milan). Masih tetap di bawah (Stefano) Pioli," ucap Marshel.
Video ini pun viral dan mendapat reaksi keras dari Gunawan Dwi Cahyo. Eks bek Persija itu kemudian meminta Marshel untuk menjaga mulutnya.
"TIm lo boleh juara, tapi jaga mulut lo dan cari kata-kata yang lebih bagus. Bercanda boleh, tapi buka kata-kata seperti itu. Kaya gak pernah diajarin orang tua untuk berbicara dengan baik, tulis narasi di postingan Gunawan Dwi Cahyo.
Kemarahan Gunawan ini kemudian mendapat banyak reaksi beragam dari pengguna Twitter. Mayoritas kemudian menyebut Gunawan terlalu baper dengan ucapan dari Marshel.
"Pemain inter bkn , pemilik inter bkn, founder inter jg bkn, Cuma fans doang aja merasa paling tersakiti. Fans aja juga fans layar kaca pdhl," tulis akun @rif***
Baca Juga: Gunawan Dwi Cahyo Panas Marshel Widianto Ledek Inter Milan, Malah Balik Disindir Baperan
Ada juga netizen yang kemudian menyinggung kasus video viral empat tahun lalu yang sempat menyandung Gunanwan Dwi Cahyo.
"Gunawan dlu kykny pernah masalah jg sama bobotoh," tulis salah satu akun Twitter.
Saat masih membela Persija, Gunawan sempat dituding menghina pendukung Persib, Bobotoh. Tudingan ini telah diklarifikasi Gunawan saat itu. Ia membantah bahwa dirinya menghina bobotoh.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Skandal Kuota Haji Memanas: Staf Asrama Haji Bekasi Jadi Saksi Kunci KPK
-
Rebut Tahta! XL Ultra 5G+ Sebagai Jaringan 5G Tercepat di Indonesia versi OOKLA Speed Test
-
Peringatan Keras Wali Kota Bekasi untuk Camat dan Lurah: Jangan Biarkan Proyek Liar!
-
Transjabodetabek Terus Ekspansi, Siap Layani Cikarang dan Bandara
-
Pemprov Jabar Bagi-Bagi 3.040 Tiket Bus Mudik Gratis 2026, Daftar Lewat HP Sekarang!