SuaraBekaci.id - Pengamat politik yang juga Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas menyebut bahwa ketua umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri akan alami kerugian jika calon presiden (capres) pilihannya berbeda dengan Joko Widodo (Jokowi)
Menurut Fernando, Jokowi memiliki basis pendukung yang tak kalah besar dengan PDI P yakni relawan Projo. Ditambahkan oleh Fernando, Projo telah setia mendukug Jokowi sejak Pilpres 2014 dan 2019.
Projo kata Fernando bukan bagian dari PDI Perjuangan. Projo merupakan bagian dari Jokowi. Oleh karena itu, Fernando mengatakan sangat mungkin Projo dan PDIP bisa berbeda pilihan capres.
Namun, dia menyebut yang perlu dipahami ialah suara Projo adalah suara Jokowi.
"Hal menarik terjadi ketika Jokowi dan Projo akan berbeda pilihan dengan PDIP," tutur mengutip dari Wartaekonomi--jaringan Suara.com, Senin (23/5/2022).
Jokowi kata Fernando memiliki peran penting untuk kemenangan pasangan calon presiden di Pilpres 2024 mendatang. Artinya kata Fernando, Megawati dan PDI P akan alami kerugian jika berbeda pilihan capres dengan Jokowi.
"Jika kalau Jokowi dan PDI Perjuangan berbeda dukungan, partainya Megawati yang dirugikan," ucap Fernando.
"Jangan sampai Koalisi Indonesia Bersatu bentukan Golkar, PAN, dan PPP dipakai Jokowi untuk mengusung capres dan cawapres pilihannya," pungkasnya.
Baca Juga: Sambut New Normal, Ribuan Kader DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah Ikuti Senam Secara Hybrid
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara