SuaraBekaci.id - Ketua Umum Partai Nasional Demokrat Surya Paloh bakal menerima tiga nama calon presiden yang akan direkomendasikan oleh kader Partai Nasional Demokrat (NasDem) pada kegiatan rapat kerja nasional (rakernas) di Jakarta Convention Center.
Kegiatan rakernas yang diagendakan pada 15-17 Juni 2022 itu kini tengah dipersiapkan oleh Steering committee dan organizing committee Partai Nasional Demokrat.
Rencananya, Rakernas Partai Nasdem itu bakal dihadiri sekitar tujuh ribu peserta perwakilan DPD dan DPW seluruh Indonesia.
Ketiga nama itu akan diusulkan kepada Ketua Umum Partai Nasional Demokrat Surya Paloh untuk diputuskan siapa yang akan diusung.
Ketua DPP Partai Nasional Demokrat Willy Aditya belum mengetahui kapan Surya Paloh akan memutuskan nama calon presiden yang telah direkomendasikan kader.
Partai Nasional Demokrat, kata Willy, juga terus menerus melakukan komunikasi dengan partai lain untuk membangun koalisi pengusung.
"Pembangunan koalisi, kalau kontak (komunikasi koalisi) sudah," ujar Willy dikutip dari Suara.com, Selasa (3/5/2022).
Tag
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Pilihan
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
-
Hasil Uji Coba: Tanpa Ampun, Timnas Indonesia U-17 Dihajar China Tujuh Gol
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
Terkini
-
98 Mal Jakarta Gelar Promo Spesial di Tahun Baru Imlek
-
Kabel Lampu Jalan Jadi Sasaran Komplotan Pencuri di Bekasi
-
Rahasia Pakar Kuliner: Kenapa Makanan Imlek Punya Simbol Damai dan Kekayaan?
-
Kenapa Anak Usaha Kementerian Keuangan Berani Suap Hakim? Ini Penjelasan KPK
-
Awalnya Menolong Teman, Dua Bocah SD Ini Justru Tewas Tenggelam