SuaraBekaci.id - Publik sepak bola sempat dibuat geger dengan kabar super agen, Mino Raiola meninggal dunia. Namun kabar itu terbantahkan. Di akun Twitter pribadinya, Mino menyebut bahwa dirinya sehat meski diakuinya ia hampir meninggal dunia.
"Status kesehatan saat ini untuk orang-orang yang bertanya-tanya: mati untuk kedua kalinya dalam empat bulan, mereka membunuhku. Sepertinya juga bisa menyadarkan," cuit Raiola.
Mino Raiola, siapa yang tidak kenal pria gemuk yang suka mondar-mandir ke seluruh Eropa mengurusi para pemain hebat yang menjadi kliennya. Lebih sering berpakaian santai dengan sweaternya atau kemeja polos, Raiola saat ini menjelma telah menjadi agen pesepakbola yang kontroversial.
Raiola lahir di Salerno, negara bagian Italia Selatan pada tahun 1967 silam, Raiola pindah bersama keluarganya ke Haarlem, Belanda. Tumbuh di Belanda, ayahnya berhasil memiliki restoran pizza yang terkenal, di mana Raiola sendiri menjadi pelayan di restoran tersebut.
Di waktu bersamaan sambil bekerja sebagai pelayan, Raiola juga menyelesaikan perguruan diploma jurusan hukum selama dua tahun.
Sosok cerdas sudah terlihat saat dirinya lulus kuliah, dengan tujuh bahasa (Italia, Inggris, Jerman, Spanyol, Prancis, Portugal dan Belanda) dapat dikuasainya.
Dinukil dari independent.co.uk, Raiola ternyata sempat bermain sepakbola untuk tim akademik HFC Haarlem, dia berhenti bermain pada usia 18 tahun untuk menjadi Direktur Tim Akademik. Saat itulah Raiola mulai terlibat dalam sepakbola dan juga mulai bekerja untuk sebuah perusahaan agensi olahraga.
Saat bekerja di perusahaan agensi tersebut, Raiola sudah terlibat dalam beberapa transfer pemain hebat asal Belanda, seperti Dennis Bergkamp dari Ajax ke Inter Milan pada tahun 1993 silam.
Selang beberapa tahun, dia keluar dari perusahaan agensi tersebut dan mulai membuka perusahaan agensi miliknya sendiri. Sebelum berusia 20 tahun, Raiola pun sudah menjadi jutawan karena memiliki perusahaan agensi sendiri dan juga meniti karier sebagai pengusaha properti.
Baca Juga: Dikabarkan Meninggal Dunia, Mino Raiola Ternyata Masih Hidup
Sebagai agen sepakbola, transfer besar pertama yang diurus oleh Raiola adalah kepindahan Pavel Nedved yang bergabung ke Lazio dari Sparta Prague pada 1996 silam.
Lima tahun kemudian dilansir dari thesun.co.uk, Nedved kembali pindah ke Juventus dengan kesepakatan yang cukup tinggi, sebesar 25 juta pounds. Transfer ini juga diurusi oleh Raiola.
Namanya semakin dikenal di dunia sepakbola Eropa saat dirinya menjadi agen Zlatan Ibrahimovic sejak tahun 2003 silam. Baru setahun bersama Raiola, Ibrahimovic pun berhasil melangkah ke klub yang lebih besar saat meninggalkan Ajax untuk gabung ke Juventus.
Raiola terkenal sebagai agen kontroversial karena para pemain yang ditangani olehnya juga tak kalah kontroversialnya. Bahkan, Pogba yang pindah ke MU dengan nilai transfer sebesar 105 juta pounds juga sudah ditangani olehnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Misteri Kematian Pensiunan PNS Bekasi: Ditemukan Telungkup, Polisi Lakukan Penyelidikan
-
Proyek Bangunan di TB Simatupang Sepi Usai Empat Pekerja Tewas
-
111 Kali Gempa Guncang Jawa Barat Sepanjang Maret 2026, Ini Penjelasan BMKG
-
Ini Motif Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi
-
Kronologi Sadis Penyiraman Air Keras di Tambun: Otak Pelaku Bayar Eksekutor Rp9 Juta