SuaraBekaci.id - Program gentengisasi yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto membawa angin segar bagi para pelaku usaha kecil di sektor bahan bangunan. Di berbagai sentra produksi genteng, permintaan dari pasar meningkat signifikan seiring dengan semakin masifnya program pembangunan dan perbaikan hunian masyarakat.
Salah satu pelaku usaha yang merasakan langsung dampak positif tersebut adalah Hj. Nurhasanah, pengrajin genteng dari sentra produksi genteng di Majalengka. Bersama dua saudarinya, ia meneruskan usaha genteng keluarga yang telah dirintis oleh ibunya puluhan tahun lalu.
Dalam beberapa waktu terakhir, Nurhasanah mengaku permintaan genteng meningkat cukup pesat. Pesanan datang dari berbagai daerah seperti Jakarta, Bandung, hingga Tegal. Kondisi ini membuat pihaknya harus bekerja lebih keras untuk memenuhi permintaan pasar yang terus bertambah.
Saat ini, pabrik genteng milik keluarga Nurhasanah mempekerjakan sekitar 150 orang pekerja. Namun jumlah tersebut masih dirasakan belum cukup untuk memenuhi tingginya permintaan. Sebagian besar tenaga kerja yang ada pun merupakan pekerja berusia lanjut, sementara generasi muda cenderung memilih bekerja di sektor industri lain.
“Permintaan sekarang semakin banyak, tetapi mencari tenaga kerja tidak mudah. Banyak anak muda yang lebih memilih bekerja di perusahaan,” ujar Nurhasanah.
Dalam proses produksinya, usaha genteng keluarga ini menggunakan 12 mesin press dan mampu menghasilkan sekitar 16.000 keping genteng setiap minggunya. Produk tersebut kemudian dipasarkan ke berbagai kota besar di Pulau Jawa. Dari aktivitas usaha tersebut, Nurhasanah mampu mencatatkan omzet sekitar ratusan juta rupiah per bulan.
Di tengah meningkatnya permintaan pasar, Nurhasanah mengaku tidak mengalami kendala berarti dalam hal permodalan. Hal ini karena usahanya telah memperoleh dukungan pembiayaan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari BRI.
Menurutnya, kerja sama dengan BRI telah berlangsung selama empat tahun terakhir dan memberikan dukungan penting bagi keberlanjutan usaha keluarga tersebut.
“Alhamdulillah untuk modal usaha kami terbantu dari program KUR BRI,” ungkapnya.
BRI sendiri terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), termasuk bagi para pengrajin genteng yang menjadi bagian dari ekosistem sektor perumahan.
Direktur Utama BRI Hery Gunardi menegaskan bahwa BRI siap mengambil peran strategis dalam mendukung program gentengisasi melalui pembiayaan KUR serta memperkuat konektivitas antara pelaku usaha dan pasar.
Menurutnya, BRI dapat berperan sebagai jembatan antara pengrajin genteng dengan pihak pembeli atau pengembang perumahan, sehingga rantai pasok dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
“Peran BRI berada di tengah. Ketika sudah ada kontrak antara pengrajin dengan pembeli atau pengguna, BRI dapat hadir memberikan dukungan pembiayaan agar proses produksi dapat berjalan optimal,” jelasnya.
Hery menambahkan bahwa bahan bangunan seperti genteng merupakan bagian dari ekosistem KUR sektor perumahan yang terus dikembangkan oleh BRI. Sebagai bank yang memiliki fokus kuat pada pemberdayaan UMKM dan ekonomi kerakyatan, BRI berkomitmen menghadirkan akses pembiayaan yang terjangkau dan mudah diakses bagi UMKM.***
Berita Terkait
-
Mental Baja, Kisah Pensiunan PNS Sulap Rumah Kosong 20 Tahun di Tengah Sawah Jadi Kafe Megah
-
BBRI Anjlok ke Titik Terendah, Investor Lokal Jadi 'Penyelamat' saat Saham Diobral Asing
-
Persib Bandung Buka Suara Terkait Sanksi FIFA, Ternyata Ini Penyebabnya
-
Resmi Berpisah, Ini Statistik Mentereng M Rahmat di Bali United
-
BRI Bersama Syailendra Capital Hadirkan Reksa Dana Syariah di BRImo, Return 4,99% - 7,58%
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila