SuaraBekaci.id - Ribuan warganet atau netizen meluapkan kekecewaan mereka pada Youtuber Jerome Polin usai Jerome mengunggah vlog kunjungannya ke rumah Alshad Ahmad.
Dalam vlog tersebut, Jerome bersama Waseda Boys tampak mengunjungi rumah Alshad Ahmad. Kunjungan mereka yang mengusung konsep house tour rumah sepupu Raffi Ahmad tersebut diunggah melalui Kanal YouTube Alshad Ahmad dan Akun Instagram Ipar Tarra Budiman itu.
Akan tetapi rupanya konten kunjungan rumah mewahnya itu menuai banyak kritikan dan kekecewaan dari para warganet, khususnya mereka yang merupakan pengikut setia Jerome Polin.
Hal itu lantaran dalam kunjungannya terdapat sesi menyambangi hewan liar yang berada di dalam rumah Alshad Ahmad.
Jerome selama ini dikenal sebagai youtuber yang kaya akan konten edukasi dan dianggap tak pantas mengikuti, mendukung atau membuat konten bertemakan satwa liar yang seharusnya tak dilakukan.
Nama Jerome Polin pun masuk dalam trending Twitter hingga sore ini, Kamis (28/4/2022).
Cuitan dari akun Twitter @HopeOrangutan mengungkapkan kekecewaannya terhadap Jerome.
"Eksploitasi satwa liar sih ini, yuk bisa netizen Indonesia lebih selektif dan cerdas lagi bedain terkait influencer eksploitatif atau yang beneran kerja sebagai aktivis dan konservasionis, gimana @JeromePolin? Masih mau support Alshad?" cuitnya sembari menampilkan potret Jerome bersama Alshad dan Waseda Boys dengan seekor harimau di antara mereka.
Kemudian disusul cuitan lain dari tagar nama tersebut yang bernada serupa yakni kecewa dengan Jerome Polin.
Baca Juga: Ajak Waseda Boys, Jerome Polin Kunjungi Pedalaman Papua: Susah Sinyal tapi Seru!
"Sebelum bertamu ke rumah si Alshad dan sebelum main sama hewan hewan itu harusnya si Jerome ini tau kalau ngontenin satwa liar itu gak bener, masa sekelas Jerome tentang konservasi gini gak aware sama sekali," tulis akun lain @byiha***.
"Jerome harus ada yang negur sih buat lebih hati hati kalau ngonten takutnya makin kesini dia makin kayak influencer lainnya yang apa apa dikontenin tapi isinya gak seberkualitas itu buat dibikin konten sama yang katanya mau jadi Menteri Pendidikan," sindir akun lain @beycc***.
"Udah sebel sama Jerome sejak twitt dia soal ngangkat ngangkat privilege itu unfair, keliatan out of touch sama reality banget, yang kayak gini cita citanya mau jadi Menteri Pendidikan," tambah akun @Catbut***.
"Sorry to say, tapi Jerome buat konten makin kesini makin cringe," tulis akun @lavan***.
Kontributor : Ririn Septiyani
Tag
Berita Terkait
-
Ali Khamenei Tewas: Iran Trending di X, Publik Khawatir Picu Perang Dunia 3
-
Peta Sebaran 'Amukan' Topik Tyas dan LPDP: Lebih Banyak di X, Netizen TikTok Kurang Peduli
-
Diduga Sindir Wardatina Mawa soal Karier, Inara Rusli Disentil Netizen
-
Update Netizen Awards: Kim Seon Ho Melejit ke Posisi Atas!
-
Gara-Gara Nonton Konser Pakai Kamera DSLR, Netizen Korsel vs Asia Tenggara Perang Urat di X
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
Terkini
-
Perbedaan Krusial Zakat dan Pajak Menurut Jusuf Kalla
-
Mahasiswa Bekasi Diciduk Polisi, Ternyata Pengedar Tembakau Sintetis Rumahan
-
Sepanjang 2025, BRI Salurkan KUR Rp178,08 Triliun Kepada 3,8 Juta Debitur
-
Kontroversi Paspor Inggris Anak Alumni LPDP, AHU: Potensi Pelanggaran Hak Anak
-
Konsultasi Hukum: Bolehkah Orang Tua Mengalihkan Kewarganegaraan Anak Secara Sepihak?