SuaraBekaci.id - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir kembali mendapat dukungan untuk maju pada Pemilihan Pilpres atau Pilpres 2024.
Dukungan untuk maju di Pilpres 2024 bagi Erick Thohir datang dari relawan yang Balad Erick Bekasi Raya. Mereka mendukung Erick karena menilai sosok itu memajukan sektor ekonomi melalui program kerjanya.
"Dukungan dari kaum emak-emak Bekasi Raya ini didasarkan kepada program kerja Kementerian BUMN yang telah berjalan dan dirasakan manfaatnya," kata Koordinator Daerah Balad Erick Bekasi Raya Yuliana, Minggu (17/4/2022) dikutip dari Antara.
Ia mengatakan salah satu program Kementerian BUMN yang dinilai memberikan manfaat bagi masyarakat adalah Permodalan Nasional Madani (PNM) Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Meekar).
Kebijakan tersebut berhasil melahirkan 11 juta pengusaha baru dari kalangan ibu rumah tangga atau disebut Ibuprenuer.
Yuliana mengatakan deklarasi kepada mantan Presiden Inter Milan tersebut berangkat dari kepedulian Erick Thohir terhadap kaum perempuan.
"Kami menilai Pak Erick Thohir banyak membuat kebijakan yang membantu kaum ibu sehingga bisa mandiri, misalnya Ibuprenuer," ujarnya.
Ibuprenuer adalah program yang digagas Erick Thohir dalam upaya mencetak pengusaha-pengusaha baru berbasis mikro. Untuk permodalannya sendiri berasal dari PNM Meekar.
Dari PNM Meekar ibu-ibu dapat memanfaatkan pinjaman dengan bunga ringan. Nilai yang diberikan sampai dengan Rp 25 juta. Puluhan juta ibu-ibu di Tanah Air sudah menerima manfaat program tersebut.
Baca Juga: Sekber Bongkar Alternatif Agar Jokowi Bisa Menang Pilpres 2024: Maju Bareng Prabowo
Selain itu, dukungan para relawan terhadap Menteri BUMN tersebut didasari kuota atau porsi kaum perempuan di kementerian yang dipimpin Erick Thohir.
Sebelumnya, ujar dia, kesetaraan gender menjadi isu yang disampaikan Erick Thohir. Ia menilai dengan memperbanyak kuota perempuan di Kementerian BUMN bisa jadi penyeimbang kinerja.
"Menurut Pak Erick Thohir perempuan mampu bekerja lebih teliti dibanding lelaki," ujarnya.
Berita Terkait
-
Mulai Agustus 2026, Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu
-
PSSI Hubungi FIFA, Bahas Bidding Piala Dunia Futsal 2028
-
Erick Thohir Minta PSSI Tak Gengsi Belajar dari Federasi Futsal Indonesia
-
Terungkap! Taksi Green SM yang Mogok di Rel Bekasi Timur Ternyata Terlambat Servis Hingga 9.000 KM
-
Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Cak Imin: Penerima Bansos Main Judi Online Langsung Dicoret
-
Kemendagri Kawal Percepatan Pembangunan PSEL di Bekasi
-
Jalani Sidang Korupsi Chromebook Saat Sakit, Nadiem Makarim: Besok Saya Harus Operasi
-
Viral Wamentan Laporkan Kinerja Sektor Pertanian ke Jokowi
-
Gerebek Pasar Babelan, Polres Metro Bekasi Ringkus Pengedar Ratusan Butir Obat Keras