SuaraBekaci.id - SM (50), pria terduga pelaku kasus pencabulan terhadap gadis 14 tahun di Bekasi, Jawa Barat, mengaku bekerja sebagai Banpol alias bantuan polisi. Kabar itu santer terdengar oleh warga sekitar kediaman korban di Tambelang, Kabupaten Bekasi.
Jauh sebelum kejadian, orang tua korban, M (40) menyebut SM sempat datang ke rumahnya dan meminta korban berinisial S menjadi anak tirinya. Hal itu membuat hati M dan suaminya tidak menaruh rasa curiga kepada SM.
"Orang sini taunya dia (pelaku) polisi. Pas dicari tau cuma jadi orang yang bantuin polisi," kata orang tua korban, M (40), Kamis (14/4/2022).
Hal senada juga disampaikan Ketua RW setempat, Nedih (40). Pengakuan itu disampaikan saat SM hendak menempati tanah kavlingan tersebut. "Ngakunya sih polisi," sambung Nedih.
Ketika dikonfrimasi, Kapolres Metro Bekasi, Kombes Gidion Arif Setyawan memastikan, jika SM bukanlah bagian dari polisi.
"Bukan polisi lah, kita klarifikasi dan gak ada hubungannya polisi," ungkap Gidion.
Sebelumnya, kasus ini mencuat kepermukaan setelah orang tua korban mengaku telah melaporkan anaknya menjadi korban dugaan pencabulan. Namun laporan yang dibuat sejak 29 Desember 2021 lalu itu belum menemui titik terang.
"Sampai saat ini belum ada perkembangan laporan dari kita," ucap kerabat korban.
Sementara pihak Polres Metro Bekasi memastikan kasus tersebut sudah masuk ke tahap penyidikan untuk menetapkan tersangka. Polisi menyebut juga telah melakukan pemeriksaan dan klarifikasi terhadap sejumlah saksi.
Baca Juga: Kasus Pencabulan Gadis 14 Tahun di Bekasi Mandek, Polisi Akui Kesulitan di Pembuktian
Kontributor: Rino Fajar Setiawan
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Hashim dan Anak Aguan Mau Caplok Saham UDNG, Bosnya Bilang Begini
-
Harga Kripto Naik Turun, COIN Pilih Parkir Dana IPO Rp220 Miliar di Deposito dan Giro
-
Prabowo Cabut Izin Toba Pulp Lestari, INRU Pasrah dan di Ambang Ketidakpastian
-
Guncangan di Grup Astra: Izin Tambang Martabe Dicabut Prabowo, Saham UNTR Terjun Bebas 14%!
-
Emas dan Perak Meroket Ekstrem, Analis Prediksi Tren Bullish Paling Agresif Abad Ini
Terkini
-
Ini Penyebab Penyakit Campak di DKI Jakarta Belum Hilang
-
Rupiah Mendekati Rp17 Ribu per Dolar AS, 5 Hal Ini Perlu Dilakukan Warga Indonesia
-
Simak 5 Panduan Benar Unggah Foto Rumah Supaya Lolos KIP-Kuliah
-
Sosok Andy Dahananto Pilot Korban Kecelakaan ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung
-
28 KA di Jawa Batal Berangkat Akibat Banjir Jakarta dan Pantura