SuaraBekaci.id - Pengusaha Putra Siregar ditetapkan jadi tersangka kasus pengeroykan. Kabar tersebut sempat menghebohkan masyarakat, sebab, sebelumnya pemilik klub sepak bola ini baru pulang menjalankan ibadah umrah.
Sekedar diketahui, Putra Siregar menjelaskan bahwa hubungan bisnis dengan korban MNA (M Nur Alamsyah) bukan penyebab terjadinya pengeroyokan.
Dia mengaku hanya melerai pertengkaran antara artis Rico Valentino dan MNA.
Simak berbagai sumber kekayaan Putra Siregar dilansir dari MataMata.com -jaringan Suara.com, berikut ini.
1. Gerai Smartphone
Putra Siregar dikenal karena usaha jual beli ponsel yang bernama PStore. Rupanya bisnis PStore telah dimulai Putra Siregar sejak duduk di bangku kuliah hingga kini telah memiliki banyak cabang di seluruh Indonesia.
PStore sempat tersandung kasus ponsel ilegal yang disebabkan Putra Siregar masih awam mengenai regulasi dan perizinan dari Kementerian Perindustrian. Sebanyak 190 ponsel ilegal dari PStore disita pihak Bea dan Cukai karena tidak terdaftar resmi di sistem kepabeanan DJBC.
Terlepas dari itu semua, kini PStore bisa dibilang sebagai gerai smartphone ternama dan terpercaya di Indonesia yang banyak direkomendasikan para artis. Kabarnya, PStore beromzet Rp200 juta per hari. Salah satu karyawan pernah membocorkan 'biasa' mengirim uang miliaran rupiah hasil dari penjualan PStore ke rekening Putra Siregar.
2. Produk Kosmetik
Baca Juga: Perbaikan Smartphone Samsung Akan Menjadi Lebih Murah?
Putra Siregar juga mulai merambah bisnis kecantikan dengan meluncurkan produk kosmetik bernama PS Glow. Dengan dukungan sang istri, Septia Yetri, Putra Siregar membangun brand PS Glow sejak 2021.
Namun belum lama ini, Putra Siregar dilaporkan Shandy Purnamasari yang merupakan pemilik MS Glow. Kemiripan merek PS Glow dan MS Glow membuat istri Juragan 99 tersebut mempermasalahkannya ke jalur hukum. Namun laporan Shandy dihentikan karena kurang bukti.
3. Klub Bola
Mengikuti jejak para artis, Putra Siregar juga membeli klub bola. Putra Siregar kini menjadi pemilik PSG Pati yang kemudian berganti nama menjadi AHHA PS Pati. Nama tersebut lantaran Putra Siregar bekerja sama dengan Atta Halilintar untuk membangun klub bola kebanggan warga Pati, Jawa Tengah itu sejak Juni 2021.
4. Kanal YouTube
Putra Siregar pun memiliki kanal YouTube bernama Putra Siregar Merakyat yang telah memiliki lebih dari 2,4 juta subscribers. Salah satu tujuan Putra Siregar membuat kanal YouTube tak lain untuk mempromosikan PS Store sebagai bisnis utamanya.
Tag
Berita Terkait
-
Perbaikan Smartphone Samsung Akan Menjadi Lebih Murah?
-
5 Sumber Kekayaan Putra Siregar, Pengusaha yang Kini Terseret Kasus Pengeroyokan
-
Berita Batam Kemarin: Putra Siregar Jadi Tersangka- Pejabat BP Batam Syaril Japarin Digantikan Wan Darussalam
-
Haji Faisal Menangkan Perwalian Gala Sky, Harvey Malaiholo Nangis Minta Maaf ke Fraksi
-
Putra Siregar Ditahan atas Kasus Pengeroyokan, Istri Curiga Ada Sosok yang Menunggangi
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
7 Fakta Viral Keluarga Miskin Pinjam Beras dan Garam untuk Makan
-
Polisi Bongkar Alasan Pelaku Bunuh Teman Sendiri di Pemakaman Bekasi
-
Momen Gibran Main Sepak Bola di Wamena Papua, Cetak Tiga Gol
-
Era Gratis Biskita Trans Wibawa Mukti Bekasi Berakhir, Berapa Biayanya?
-
8 Pedagang Kalibata Gulung Tikar, Total Kerugian Rp1,2 Miliar