SuaraBekaci.id - Dua massa mahasiswa menggelar aksi di depan Gedung DPRD Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (11/4/2022). Aksi mahasiswa kali ini sempat diwarnai aksi saling dorong dengan petugas hingga pagar gerbang Gedung DPRD roboh.
Pertama, massa yang datang dari Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kota Bekasi. Mereka tiba di depan Gedung DPRD sekitar pukul 11.47 WIB.
Para mahasiswa yang datang ini membawa sejumlah atribut berupa spanduk berisi tuntutan dan bendera Indonesia. Aksi mahasiswa dari enam perguruan tinggi yang ada di Kota Bekasi ini menolak perpanjangan masa jabatan Presiden atau penundaan Pemilu pada tahun 2024.
Massa mahasiswa itu kemudian membubarkan diri setelah ditemui oleh Ketua DPRD Kota Bekasi, Saifuddaulah.
"Kami DPRD mendukung apa yang sudah disampaikan oleh mahasiswa jadi aspirasi tadi sudah kami sepakati dalam deklarasi gitu ya. Cuma kan kaitannya dengan poin-poin itu bukan ranah kebijakan DPRD kan yang pertama gitu ya, baik masalah kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) baik itu perpanjangan. Cuma tadi bagian ranah dari DPR Pusat," kata Saifuddaulah usai menemui mahasiswa.
Dua jam berselang, massa mahasiswa lainnya bergantian mendatangi Gedung DPRD Kota Bekasi. Kali ini, massa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Kota Bekasi sekitar pukul 14.10 WIB.
Aksi saling dorong antar massa dengan petugas sempat terjadi di depan Gedung DPRD Kota Bekasi. Alhasil, pagar gerbang yang sempat memblokade para peserta aksi roboh.
Ada beberapa aspirasi yang disampaikan oleh massa dari HMI, yakni menuntut Presiden Joko Widodo menyelesaikan permasalahan kenaikan BBM dan Pajak Penambahan Nilai (PPN) yang telah naik sebesar 11 persen.
Sementara Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Hengki mengatakan, pelaksanaan aksi mahasiswa di wilayahnya terbilang lancar dan tertib. Meski diakuinya, sempat terjadi aksi saling dorong antar massa dengan petugas.
Baca Juga: Usai Demo Ricuh, Wakapolda Instruksikan Buka Jalur Tol Depan Gedung DPR RI
"Masih hal yang sangat wajar artinya tidak ada hal yang tidak diinginkan seperti anarkis dan lain-lainnya berjalan aman lancar dan kondusif," jelas Hengki.
Kontributor: Rino Fajar Setiawan
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
Terkini
-
Bisnis Merchant Tumbuh, Transaksi QRIS Meningkat Berkat Transformasi Digital BRI
-
Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Percepat Pemulihan Ekosistem Pesisir
-
Pre Order Samsung Galaxy Z Fold 8 di Blibli Tanggal 22 Juli hingga 13 Agustus, Cek Promo & Harganya!
-
Hari Anak Nasional 2026: BRI Peduli Ini Sekolahku Berikan Inspirasi Siswa Dalam Meraih Cita-cita
-
Putaran Cakung Ditutup! Truk Kontainer yang Sering Bikin Antrean Panjang Diminta ke Sini