SuaraBekaci.id - Ada 14 titik wilayah di Kota Bekasi terdampak banjir setelah hujan lebat melanda hampir di seluruh kawasan pada Selasa (5/4/2022) sore.
"Banjir mulai terjadi sekira pukul 17.15 WIB," ucap Idham Kholid, Kasie Rehabilitasi dan Rekonstruksi pada BPBD Kota Bekasi.
14 titik banjir tersebut yaitu berada Kecamatan Jatiasih, Bekasi Barat, Rawalumbu, Pondok Gede dan Medan Satria.
Spesifik dalam wilayah tersebut meliputi Komplek IKIP dengan ketinggian air 95 cm, dan Jalur Kalimalang di sekitar Kota Bintang, Bekasi Barat setinggi 100 cm.
Selanjutnya, Perumahan Narogong, Kecamatan Rawalumbu air sudah memasuki tinggi 50 cm. Kemudian, Perumahan Pondok Cipta Bekasi Barat yakni debit air setinggi 30 hingga 40 cm.
Lalu, Perumahan Cahaya Kemang Permai Pondok Gede yang mencapai tinggi 40 cm hingga 50 cm. Perumahan Antilop Pondok Gede, air setinggi 50 sampai 80 cm.
Perumahan Mas Naga Bekasi Barat tinggi air yang mencapai 30 cm hingga 50 cm. Kemudian, Kawasan Bintara Barat yang mencapai 25 cm sampai 60 cm ketinggian airnya.
Kemudian, Perumahan Housing Pondok Gede juga terkena dampaknya hingga debit air mencapai 40 cm hingga 59 cm.
Tidak hanya sampai disitu, Jaticempaka juga terkena dampaknya yang mencapai tinggi air 30 cm sampai 50 cm, dan Perumahan Jatibening Permai setinggi 150 cm.
Baca Juga: Titik di Kota dan Kabupaten Bekasi yang Terendam Banjir, dari Jatimulya hingga Komplek IKIP
Titik selanjutnya yaitu Kawasan Perumahan Duren Jaya Blok A RW 12, Kecamatan Bekasi Timur yang mencapai tinggi air 20 cm hingga 25 cm.
RT 05, 06, dan 07 RW 04 di Kelurahan Pejuang Kecamatan Medan Satria juga terkena dampaknya hingga mencapai debit air setinggi 50 cm.
Perumahan Pondok Hijau Permai Bekasi, debit air mencapai 20 cm - 30 cm, yang merupakan titik terakhir saat ini.
BPBD juga akan melakukan tindakan evakuasi dengan mengirimkan perahu karet ke wilayah yang terkena dampak debit air paling tinggi.
"Kita BPBD langsung ke lokasi untuk evakuasi. Kalau evakuasi kita sudah siap perahu, untuk luncur ke sana. Kita yang evakuasi itu yang 1 meter seperti di IKIP. Kenapa perlu evakuasi karena itu nggak mentok kalau yang 50 cm itu mentok perahunya," tutup Idham Kholid.
Kontributor : Rendy Rutama Putra
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Cak Imin: Penerima Bansos Main Judi Online Langsung Dicoret
-
Kemendagri Kawal Percepatan Pembangunan PSEL di Bekasi
-
Jalani Sidang Korupsi Chromebook Saat Sakit, Nadiem Makarim: Besok Saya Harus Operasi
-
Viral Wamentan Laporkan Kinerja Sektor Pertanian ke Jokowi
-
Gerebek Pasar Babelan, Polres Metro Bekasi Ringkus Pengedar Ratusan Butir Obat Keras