SuaraBekaci.id - Proses naturalisasi sejumlah pemain keturunan seperti Sandy Walsh, Jordi Amat dan Shayne Pattynama hingga saat ini belum dapat titik cerah.
Terakhir, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali mengaku sampai dengan saat ini belum berbuat apapun mengenai kelanjutan proses naturalisasi tiga pemain keturunan Indonesia tersebut.
Proses naturalisasi ketiga pemain itu terhambat karena masih ada dokumen yang kurang. Dokumen tersebut adalah surat perpindahan kewarganegraan dari pemerintah negara yang bersangkutan.
“Itu harus PSSI dong, kami urusannya dengan pemerintah, dan kalau dengan PSSI sana ya harus dengan PSSI,” kata Menpora Zainudin Amali kata akhir Maret lalu.
Sebelumnya, Exco PSSI Hasani Abdulgani menyebut proses naturalisasi ketiga pemain itu tertahan di Kemenkumham.
"Proses naturalisasi pemain keturunan atas nama Jordi Amat, Sandy Walsh, dan Shayne Pattynama sampai saat ini masih berada di Direktorat Tata Negara, Kemenkumham," tulis Hasani Abdulgani di Instagram miliknya.
Proses naturalisasi yang mandek ini akhirnya membuat suporter bola di dunia maya silahturahmi ke akun Instagram Kemenkumham.
Unggahan akun Instagram Kemenkumham @kemenkumhamri terkait ucapan ibadah Ramadhan lebih banyak dipenuhi dengan protes dari suporter bola.
Mayoritas suporter bola mempopulerkan tagar #percepatnaturalisasi
Baca Juga: KV Mechelen Menang Dramatis dari Lawannya, Sandy Walsh Sumbang Satu Gol
Ada juga netizen yang menuliskan tagar #kamikecewa, serta tagar #percepatnaturalisasipemainketurunan.
"Birokrasi Indonesia berbelit2 @kemenkumhamri untuk kemajuan TIMNAS saja susahnya minta ampun pak presiden @jokowi tolong turun tangan percepatan pemain keturunan," tulis akun @mil***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
Terkini
-
Ade Armando dan Permadi Arya Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Polisi Siapkan Lab Forensik Digital
-
Kasus Kanker Payudara Tembus 1,9 Juta, BPJS: Biaya Pengobatan Tembus 1,99 Triliun
-
Candaan Berujung Masalah? Kenali Batasan Humor Agar Tak Berakhir Jadi Pelecehan
-
Bukan Cuma Aspal, Ini Solusi Permanen Pemkab Bekasi Atasi Jalan Ambles di CBL
-
Berawal dari Sewa Gedung, Kasus Rp2 Miliar Ini Berujung Proses Hukum