SuaraBekaci.id - Peristiwa rudapaksa dialami seorang anak berusia 13 tahun di Kabupaten Lombok Timur. Korban yang masih duduk di bangku SMP dirudapaksa oleh 9 orang.
Mirisnya lagi, korban bahkan sampai hamil akibat perbuatan bejat 9 orang tersebut. Kejadian memilukan ini baru diketahui pihak keluarga setelah korban kabur dari rumah.
Mengutip dari Lombok Kita--jaringan Suara.com, Sabtu (27/3/2022), korban telah meninggalkan rumah sejak awal pekan lalu pukul 23:00 WITA. Pihak keluarga sampai harus melapor ke kepolisian karena hilangnya korban.
Setelah dilakukan pencarian, korban ditemukan pihak keluarga di Desa Suwangi Timur,Kecamatan Sakra. Setelah berhasil ditemukan, korban mengaku menghilang karena menjadi korban rudapaksa beberapa temannya.
Dari pengakuan ini, korban lalu dibawa ke puskemas dan dilakukan tes kehamilan, hasilnya korban telah hamil satu bulan.
Sementara itu, menurut Kapolsek Sakra melalui Kasi Humas Polres Lotim,Iptu Nicolas Oesman mengaku memang pihak keluarga telah melaporkan kasus rudakpasa ini. Kasus ini menurutnya telah penanganan unit PPA Satreskrim Polres Lotim,
”Kasusnya telah ditangani unit PPA, untuk proses penyelelidikan lebih lanjut,” ucap Iptu Nicolas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Paspor Disita dan Alami Kekerasan, Kisah Pilu Pekerja Migran Indonesia di Malaysia
-
Tergiur Upah Rp40 Juta, Dua Kurir Sabu Ini Terancam Penjara Seumur Hidup
-
Disorot Mendagri Akibat Belanja Pegawai Rp3,5 Triliun, Ini Solusi DPRD Kabupaten Bekasi
-
Dituduh Terlibat Korupsi Makan Bergizi Gratis Ponpes, Kapolres Metro Bekasi Buka Suara
-
Debt Collector Intimidasi Warga di Bekasi, Anggota DPR: Tangkap dan Usut Tuntas!