SuaraBekaci.id - Penolakan terhadap kehadiran FC Bekasi disuarakan kelompok Ultras Brigata Nero Patriote (BNPxCNB). BNP CNB melakukan aksi dengan menempelkan poster bertuliskan penolakan terhadap FC Bekasi di sejumlah titik di Kota Bekasi.
"Sebenernya aksi yang dilakukan temen-temen BNPxCNB ini hampir sama saja sama apa yang dilakukan oleh temen-temen suporter di Pati ya," ucap Tobi dari Ultras Brigata Nero Patriote (BNPxCNB) kepada Suara Bekaci, Rabu (23/4/2022).
Ditegaskan oleh Tobi, FC Bekasi ialah tim yang bukan berasal dari kota Bekasi. Menurut mereka, klub yang sebelumnya bernama Ahha PS ini hanya menumpang markas di Bekasi.
"Ini tim bukan dari Bekasi, mereka juga bukan bermain untuk Bekasi, mereka hanya mem-Bekasi-kan namanya untuk dapat dukungan," jelas Tobi.
Menurut kelompok Ultras Bekasi ini, kedatangan FC Bekasi membuat mereka khawatir klub kota Bekasi, Persipasi akan dinomorduakan.
"Khawatir ya dengan hadirnya klub ini, terutama terkait penggunaan Stadion nanti, kita gak mau juga kalo nanti Persipasi harus mengalah saat ingin gunakan stadjon," ungkap Tobi.
Mereka juga kecewa akan sikap jajaran pemerintah Kota Bekasi yang tidak ikut sertakan supporter untuk berdiskusi perihal Bekasi FC.
"Ini kawan-kawan tidak ada pemberitahuan sebelumnya, tidak ada perwakilan suporter yang diajak beraudiensi," ungkap Tobi.
Tobi juga menilai akan ada aksi lanjutan lebih besar untuk menyuarakan penolakan mereka terhadap FC Bekasi.
Baca Juga: Waduh! Bos FC Bekasi Dilaporkan Istri Juragan 99 ke Bareskrim Polri, Kasus Dugaan Penipuan
"Kita agendakan lagi mas untuk aksinya, mungkin jika saat ini hanya kita saja, nanti selanjutnya dengan berkoordinasi dengan elemen supporter Bekasi yang lain," tutupnya.
Kontributor : Rendy Rutama Putra
Berita Terkait
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi
-
Hampir 500 Petinju Ramaikan Kejurnas 2026, Hillary Brigitta Lasut Soroti Perjuangan Atlet
-
Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi
-
Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan