SuaraBekaci.id - Suporter lokal di Bekasi dengan tegas menyatakan bahwa dukungan mereka hanya diberikan untuk klub Persipasi. Bukan untuk PCB Persipasi ataupun FC Bekasi yang sekarang jadi sorotan.
Suporter Persipasi juga menegaskan bahwa mereka meminta pengurus di PCB Persipasi yang sekarang dikelola oleh Askot PSSI Kota Bekasi bisa menerima aspirasi mereka.
Perihal tersebut, Deputi Sekretaris PSSI Bekasi Zaenuddin mengatakan bahwa kondisi ini tercipta karena ada miss komunikasi antar kedua belah pihak.
"Untuk supporter saya rasa hanya miss-komunikasi saja," jelasnya kepada Suara Bekaci, Selasa (22/3/2022).
Menurut Zaenuddin yang juga menjadi pengurus PCB Persipasi ini, nantinya pihak klub dan suporter akan duduk bersama membicarakan hal tersebut.
"Belum sama sekali kita duduk bareng antara manajemen dengan suporter, nanti juga akan kita agendakan," ucapnya.
Terlepas dari kondisi tersebut, menurut Zaenuddin, pihak manajemen PCB Persipasi ke depan memperbaiki sistem manajemen secara konkrit terlebih dahulu.
"Sementara ini kita akan pada fokus kepengurusan manajemen mungkin kita akan membentuk dulu manajemen kepengurusan, sesudah rapih baru pertemuan dengan suporter," tutur Zaenuddin.
Perihal kesepakatan nama tim yang diharapkan suporter menjadi Persipasi saja, mungkinsaja dapat direalisasikan oleh manajemen klub.
Baca Juga: FC Bekasi Jadi Momok, PCB Persipasi Siap Bersaing untuk Mentas di Kasta Tertinggi
"Ke depannya itu nanti kita bisa duduk bareng apakah mau kita pakai Persipasi-nya saja, PCB-nya kita hilangkan atau tetap PCB-nya ada, karena kan nama icon stadion -ya PCB, Persipasi nama klub-nya, kan udah kerangkul semua gitu," tutupnya.
Sebelumnya, Zaly Ilham selaku ketua umum suporter Bekasi Extreme (Soebex) dengan tegas menyatakan bahwa mereka menarik dukungan untuk FC Bekasi.
"Kami hanya dukung Persipasi tok, selain dari itu, kayak PCB Persipasi, atau Bekasi FC, kita tidak support," tegasnya.
"Persipasi karena udah bagian dari sejarah buat Kota Bekasi ya, karena awal pemekaran Kota Bekasi sekitaran tahun 1997, bagian dari sejarah intinya," tambahnya.
Mereka juga bersikeras bahwa klub yang mereka banggakan Persipasi, bukan PCB Persipasi.
"Keinginan kita tetap Persipasi pisah dari PCB dan tidak mau bergabung dengan apapun," ungkap Zaly.
Berita Terkait
-
FC Bekasi Jadi Momok, PCB Persipasi Siap Bersaing untuk Mentas di Kasta Tertinggi
-
POPULER: Kemarahan Hotman Paris karena Disuruh Tobat, Kemunculan FC Bekasi Bikin Gerah Supoter Lokal
-
Kemunculan FC Bekasi Usik Suporter Lokal: Persipasi Adalah Bagian Sejarah Kota Bekasi
-
Insiden Liga 3 Masih Berlanjut, Giliran Pemain PCB Persipasi Diduga Kena Pukul Panpel Pertandingan
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Polda Metro Jaya Lanjutkan 'Interogasi' Dr. Richard Lee dari Pertanyaan ke-74
-
BRI dan Kemenpora Bekali Atlet SEA Games 2025 dengan Literasi Keuangan untuk Masa Depan
-
Apresiasi Prestasi Indonesia Raih Posisi Runner-Up SEA Games 2025, BRI Salurkan Bonus Atlet Nasional
-
Ini Alasan Polda Metro Jaya Tidak Tahan dr Richard Lee
-
KPK Panggil Wakil Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi