SuaraBekaci.id - Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Tsamara Amany ikut angkat bicara soal pro kontra sosok pawang hujan Rara di perhelatan MotoGP Mandalika.
Lewat akun Twitter pribadinya, @TsamaraDKI, ia menyebut bahwa kepopuleran pawang hujan Rara tidak membuat malu bangsa Indonesia.
Ia menyebut bahwa pawang hujan ialah bagian dari budaya bangsa Indonesia.
"Nggak ada yang memalukan dari ini. Pawang memang bagian dari budaya kita. Yang malu sebenarnya dalam alam bawah sadarnya masih melihat apa-apa yang ala Barat sebagai puncak ideal," tulis Tsamara.
"Kita BUKAN Barat. Kita memiliki tradisi & cara kita sendiri. Itu harus dihargai," tambah Tsamara disertai dengan foto aksi pawang hujan Rara di perhelatan MotoGP Mandalika.
Postingan dari Tsamara ini pun jadi sorotan warganet di laman sosial Twitter. Sejak Senin (21/3) siang, publik di jagat Twitter memang membahas soal sosok pawang hujan Rara.
Dukun pun jadi trending topic di Twitter hingga senin malam ini. Sejumlah warganet pun membalas cuitan dari Tsamara dengan sejumlah komentar.
"Dukun hujan kehujanan." tulis salah satu akun Twitter @buz***
"Dukun santet juga budaya lokal," timpal akun lainnya @Xya***
Baca Juga: Hujan Berhenti saat MotoGP Mandalika Bukan karena Pawang Hujan, Ini Kata BMKG
"Kalo sakit ke dukun ya non.. jgn ke dokter.." tambah akun lainnya.
"Di afrika banyak dukun apa itu budaya indonesia," tulis akun @fad***
Berita Terkait
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
Terkini
-
Setelah Hampir 10 Tahun Merantau, Yuni Lestari Akhirnya Dipertemukan dengan Ibunya oleh BRI
-
BRI Perkuat Koneksi Finansial Indonesia-Taiwan melalui BRImo Taiwan
-
Jakarta Sering Disalahkan, Studi Terbaru ITB Bongkar Penyebab Asli Polusi Jabodetabek
-
BRI Group Borong Enam Penghargaan, Hery Gunardi Raih Best CEO Finance Asia 2026
-
BRI Perkuat Digital Banking untuk Bisnis, Qlola New Skin Hadir dengan Pengalaman Baru