SuaraBekaci.id - Berikut ini syarat ikut lomba video pendek dokumenter tingkat SMP se-Bekasi. Lomba ini digelar Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi, Jawa Barat.
Pesertanya dari SMP Negeri dan Swasta se-Kota Bekasi. Tujuan lomba ini untuk menggali bakat peserta didik di bidang multimedia kreatif.
"Kegiatan ini baru pertama kali kami adakan dan mendapat dukungan Pak Plt Wali Kota Bekasi. Momentumnya juga bertepatan dengan HUT Kota Bekasi. Awalnya kami rencanakan kecil-kecilan tapi atas masukan Pak Plt akhirnya kami putuskan membuka pendaftaran bagi seluruh siswa SMP," kata Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi Krisman Irwandi di Bekasi, Rabu.
Krisman mengajak segenap siswa SMP untuk mengikuti lomba video pendek dokumenter ini sebab selain merebutkan hadiah menarik, para peserta juga dapat lebih mengenal sejarah Kota Bekasi dengan menyalurkan kreatifitas masing-masing.
"Mari ikut serta lomba video pendek dokumenter bertemakan Bekasi Kotaku untuk lebih mengenal sejarah wilayah kita yang kini memasuki tahun perak," katanya.
Lomba ini bertema 'Bekasi Kotaku' video peserta memuat tempat-tempat bersejarah yang akan ditayangkan melalui aplikasi reels akun Instagram sekolah masing-masing.
Berikut syaratnya;
1. Setiap sekolah mengirimkan dan menayangkan karya dari satu tim yang terdiri atas maksimal tiga siswa.
2. Video itu harus mendeskripsikan satu dari total 19 tempat bersejarah di Kota Bekasi.
Baca Juga: PDI Perjuangan dan PSI Kena Hantam Warganet Gara-gara Operasi Minyak Goreng Murah
3. Pendaftaran lomba mulai 10-15 Maret 2022 dengan masa unggah pada akun Instagram masing-masing sekolah pada 16-27 Maret 2022.
Peserta harus berkreasi secara fair serta berkarya dengan orisinalitas masing-masing. Rencana diumumkan pemenangnya pada 30 Maret langsung oleh Plt Wali Kota Bekasi. (Antara)
Berita Terkait
-
Bantah Tak Kooperatif, Legislator Bekasi Nyumarno Sambangi KPK: Undangan Tak Sampai ke Alamat KTP
-
Viral Gol Haram Tercipta di Laga Liga 2, Exco PSSI Janji Akan Evaluasi Wasit
-
Kilas Balik 10 Karya Ikonik Wim Wenders, Sang Presiden Juri Berlinale 2026
-
Sinopsis How to Become a Tyrant di Netflix: Membongkar "Buku Panduan" Diktator Paling Kejam
-
KPK Periksa Eks Kajari Bekasi Kasus Suap Ijon Proyek Bupati Ade Kuswara
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Nenek Nekat Curi 16 Baju di Tanah Abang, Begini Kondisinya!
-
Daftar Jaksa Diperiksa KPK Terkait Dugaan Suap Bupati Bekasi Non Aktif Ade Kuswara Kunang
-
Sengketa Lahan di Cikarang: Pemkab Bekasi Lawan Warga, Diduga Ada Mafia Tanah
-
450 Ton Sampah Pasar Induk Kramat Jati Dibawa ke Bantar Gebang Bekasi
-
Polda Metro Jaya Lanjutkan 'Interogasi' Dr. Richard Lee dari Pertanyaan ke-74