SuaraBekaci.id - Farmel FC, klub Liga 3 yang bermarkas di Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten jadi sorotan pencinta sepak bola nasional. Kemenangan tim besutan Adnan Mahing atas Persikota di babak 16 besar Liga 3 akhir pekan lalu dianggap kontroversial.
Tim berjuluk Jawara Rajawali Merah itu pun jadi pesakitan di dunia maya. Laman Wikipedia Farmel FC pada Senin (7/3) dinihari tadi sempat diotak-atik oleh orang tak dikenal.
Dari tangkapan layar yang diambil Suara.com dari laman Wikipedia disebutkan bahwa Farmel FC (atau singaktan dari Farmel Club Bayar Wasit) adalah tim sepak bola Wakanda.
Selain itu juga tertera keterangan Farmel FC mulai dari julukan hingga stadion serta suporter mereka yang tidak benar.
"Julukan: Selalu Menang dengan Penalti. Stadion Lapangan Sepakbola Raihan Sport Center Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang (Kapasitas: 1.000 FANS Ghaib). Manajer: Wasit Wakanda,"
Tak hanya itu kolom prestasi klub juga tertera terkait ungkapan kekecewaan dari suporter Indonesia mengenai perjalanan klub ini di kompetisi Liga 3 2021-22.
"Prestasi: Liga 3 Banten: Bayar Wasit, Perusak Sepakbola Indonesia, FARMEL SELALU MENANG DENGAN BANTUAN WASIT, JUARA DOMBA CUP 2000, JUARA BIKIN RUSUH SEPAKBOLA INDONESIA, JUARA BIKIN LAWAN PRUSTASI DENGAN WASIT,"
Postingan tersebut sendiri kemudian sudah diperbaiki oleh admin di Wikipedia pada siang ini. Postingan dinihari yang menyudukan Farmel FC telah dihapus.
"Penyuntingan Artikel oleh pengguna baru atau anonim untuk saat ini tidak diizinkan hingga 7 April 2022," tulis Wikipedia di laman Farmel FC.
Baca Juga: Persikota Dipecundangi FC Farmel, Prilly Latuconsina: Sungkem Pak Wasit
Sebelumnya, artis yang juga pemilik dari Persikota, Prilly Latuconsina mencak-mencak di sosial media miliknya setelah kemenangan Farmel FC.
Prilly Latuconsina menganggap bahwa Persikota dirugikan oleh keputusan wasit. Pada laga itu, Farmel FC mendapat hadiah penalti yang kontroversial.
Sebelumnya saat melawan Bandung FC di babak 32 besar Liga 3, Farmel FC juga jadi sorotan setelah menang melawan 7 orang. 4 orang pemain Bandung FC mendapat kartu merah pada laga itu.
Lalu pada babak 64 besar, Farmel FC juga mendapat hadiah penalti kontroversial dari wasit NZR Sumbersari dari wasit. Keputusan ini yang akhirnya membuat laga Farmel vs NZR Sumbersari sempat diwarnai kericuhan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polisi Buru Pelaku Pembuangan Bayi di Grand Wisata Bekasi
-
Peneror Bom SDN Srengseng Sawah Sudah Berulang Kali Beraksi, Ini Motifnya
-
Dentuman Keras di Langit Jawa, Ini Penjelasan Ilmiah BRIN
-
Siap-siap! Bansos PKH dan BPNT Triwulan Ketiga Cair 20 Juli 2026
-
Dari Dapur Kecil di Sidoarjo, Brownies Ketan Kini Tembus Pasar Internasional