SuaraBekaci.id - Berikut ini sejarah Chechnya. Chechnya adalah republik otonom bagian federasi Rusia yang letaknya di barat daya negara Rusia.
Kemerdekaan Chechnya mendapat penolakan dari pihak rusia. Di era Soviet, Chechnya berstatus sebagai provinsi otonom dari negara bagian Rusia.
Dikutip dari AyoIndonesia, alasan lainnya adalah karena letak dari Chechnya merupakan lokasinya yang strategis di Kaukasus dan adanya kekhawatiran Rusia jika membiarkan Chechnya merdeka maka akan memancing daerah-daerah lain di Rusia untuk memerdekakan diri.
Tanggal 10 desember 1994, perang Chechnya yang pertama akhirnya meletus ketika pasukan Rusia menerobos masuk ke kota Grozny.
Rusia melakukan serangan udara dan tembakan artileri secara besar-besaran sehingga menimbulkan banyak korban dari warga sipil Chechnya. Hal tersebut memicu kritikan dan kecaman kepada Rusia yang dipandang tidak memperhatikan keselamatan warga sipil dalam medan peperangan.
Selama masa peperangan berlangsung dan banyak menimbulkan kerugian di kedua belah pihak, akhirnya pada bulan agustus 1996 kedua belah pihak berhasil merumuskan kesepakatan damai.
Asal Usul Chechnya
Penduduk asli dari wilayah Chechnya berasal dari bangsa Vainakh atau bisa disebut juga dengan suku Chechen-Ingush. Pada abad ke-19, Chechnya diserap ke dalam kekaisaran Rusia setelah puluhan tahun melakukan upaya perlawanan, mereka berhasil dikalahkan oleh kekaisaran Rusia.
Negara dengan luas 17.300 kilometer ini memiliki penduduk mayoritas muslim. Ada sekitar 95 persen muslim, dan sisanya merupakan penganut Kristen Ortodoks.
Baca Juga: Presiden AS Sindir Kepemimpinan Vladimir Putin: Gegara Dia Ekonomi Rusia Terguncang
Demikian sejarah Chechnya.
Berita Terkait
-
Dihujani Drone Rusia di Siang Bolong, Situs Warisan Dunia UNESCO di Lviv Hancur
-
AS Mulai Seret China dan Rusia di Perang Lawan Iran, Direktur CIA Ungkap Fakta Ini
-
Kremlin Bantah Rusia Bantu Drone Iran Serang Pasukan Amerika Serikat
-
Here We Go! Rusia Disebut Bantu Iran Lacak Posisi Strategis Pasukan AS
-
Siap Perang Terbuka! Iran Akhirnya Akui China dan Rusia Bantu Lawan AS-Israel
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Gelar Doa di Lokasi KM 50, PUI: Indikasi Pengaburan Fakta Kian Terang
-
Ini Strategi Polres Bekasi Tekan Angka Pencurian Rumah Kosong saat Lebaran
-
STOP! Jangan Biarkan Anak Anda Duduk Begini Saat Mudik
-
Waspada Heat Stroke! Cek 3 Tips Penting Dokter Agar Mudik Aman
-
Kapan Waktu Terbaik Balik Lebaran Agar Perjalanan Lancar Jaya?