SuaraBekaci.id - Mayat perempuan yang ditemukan di Sungai Balong Dusun Njurip, Desa Ngasem, Tegalrejo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Minggu (27/2), diduga korban pembunuhan, kata Kapolres Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun.
Sajarod di Magelang, Selasa, mengatakan ada dugaan korban meninggal tidak wajar dan patut dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
"Berdasarkan kondisi di tempat kejadian perkara serta kondisi korban saat ditemukan secara kasatmata, korban ini diduga meninggal karena sebuah sebab yang sampai saat ini masih diselidiki. Tidak serta-merta meninggal begitu saja," katanya.
Jenazah korban sudah dijemput oleh pihak keluarga dan dimakamkan di Bekasi, Jawa Barat.
Ia mengatakan bahwa pihaknya sedang melakukan penyelidikan terkait dengan adanya tempat yang diduga untuk menganiaya korban.
"Berdasarkan hasil autopsi dari Biddokkes Polda Jateng, terdapat luka di bagian kepala akibat benturan benda tajam dan luka di bagian wajah akibat benturan benda tumpul. Hal ini terus kami dalami," katanya.
Kasat Reskrim AKP M. Alfan Armin menyebutkan hasil pengumpulan keterangan saksi diperoleh informasi jika korban sempat pamit kepada anaknya mau pergi ke Yogyakarta bersama seorang laki-laki.
"Anak Korban tidak mengenali laki-laki tersebut. Menurut keterangannya baru kali itu bertemu," katanya.
Ia menuturkan sudah memeriksa sebanyak tiga orang saksi dalam kasus ini. Ketiga orang tersebut berasal dari pihak keluarga dan saksi yang menemukan jenazah korban.
Baca Juga: Bikin Geger, Mayat Wanita yang Ditemukan di Sungai Balong, Magelang Ternyata Warga Bekasi
"Korban ini pergi dengan lelaki yang belum kami ketahui identitasnya menggunakan sepeda motor korban dan sepeda motor korban sampai saat ini masih dilakukan pencarian," katanya.
Sebelumnya Polres Magelang berhasil mengungkap identitas mayat perempuan yang ditemukan di Sungai Bolong, Dusun Njurip, Desa Ngasem, Kecamatan Tegalrejo.
Korban berinisial RY (48) warga Mangunjaya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Identitas korban terungkap setelah polisi melakukan pemeriksaan sidik jari.
Mayat tersebut pertama kali ditemukan Sukardi (45) warga Dusun Bungas, Desa Ngasem, Kecamatan Tegalrejo. Saat itu, saksi sedang mencari rumput dan kayu bakar di bantaran Sungai Bolong [ANTARA]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Vape Jadi Sarana Peredaran Narkoba, Bagaimana Sikap PBNU?
-
Tumpukan Sampah di TPS 3R Pulogebang Meluber, Warga Resahkan Penyakit
-
OJK Cabut Izin Satu Bank di Sumatra Barat, Bagaimana Uang Nasabah?
-
Perajin Tahu-Tempe Bekasi Perkecil Ukuran Produk, Pekerja Dirumahkan
-
Bersih-Bersih Kantor Pemkab Bekasi: Pedagang Dilarang Masuk, Tamu Wajib Dijemput