SuaraBekaci.id - Calon pemain timnas Indonesia, Tijjani Reijnders, Minggu (13/2) sore ini akan melakoni pertandingan dalam lanjutan Eredivisie. AZ Alkmaar yang dibelaTijjani akan bertandang ke markas Go Ahead Eagles yang dibela oleh pemain keturunan Indonesia lainnya, Ragnar Oratmangoen.
Pertandingan AZ Alkmaar versus Go Ahead Eagles akan berlangsung di De Adelaarshorst. Bagi AZ, pertandingan melawan Go Ahead wajib mereka menangkan.
Kemenangan akan membuat AZ menerukan tren positif dengan tidak terkalahkan di 5 pertandingan terakhir.
Namun pada laga ini, Tijjani Reijnders tidak langsung diturunkan sejak menit awal oleh pelatih AZ, Pascal Jansen.
Dari susunan pemain yang telah dirilis, Tijjani Reijnders berada di bangku cadangan.
Sementara itu, pemain keturunan Indonesia lainnya di Go Ahead, Ragnar Oratmangoen harus absen pada laga ini.
Belum diketahui penyebab Ragnar harus absen pada laga ini. Namun di laga Go Ahead akhir pekan lalu melawan NEC, Ragnar tidak bermain full 90 menit.
Tijjani Reijnders disebut bakal jadi pemain yang akan dinaturalisasi timnas Indonesia. Gelandang AZ Alkmaar itu kabarnya diminta langsung oleh pelatih Shin Tae-yong.
Menurut Exco PSSI, Hasani Abdulgani, nama Tijjani Reijnders muncul setelah Ragnar Oratmangoen dan Mees Hilgers tak jadi dinaturalisasi karena tak mendapat restu orang tua mereka.
"Dia keturunan Maluku. Pemain dari AZ Alkmaar," kata Hasani.
Tijjani Reijnders lahir di Zwolle, pada 29 Juli 1988. Usianya baru 23 tahun. Ia memiliki darah sepak bola dari sang ayah yang juga merupakan mantan pesepak bola Belanda, Martin Reynders.
Dalam salah satu artikel di media Belanda, Elv Voetbal, Martin menjelaskan soal kemampuan putra pertamanya tersebut. Menurut Martin, putranya itu memiliki ketenangan di lapangan hijau.
"Tijjani sedikit lebih tenang dan bertindak bijaksana. Itu tercermin baik di lapangan ataupun kehidupan sehari-hari. Dia membaca permainan dengan sangat baik," ucap Martin.
Link Streaming Go Ahead Eagles vs AZ Alkmaar, klik di sini
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pilkades Serentak Bekasi 2026 Diundur
-
Motor Dicuri, Driver Ojol Tak Menyangka Polisi Lakukan Hal Ini
-
Meikarta Jadi Hunian Rakyat, Lippo Group Segera Serahkan Lahan ke Negara
-
Modal Pistol Korek Api, Mahasiswa di Bekasi Nekat Rampok Minimarket Rp12 Juta
-
Geger Pelecehan Seksual Terhadap Anjing di Pet Shop Penjaringan