SuaraBekaci.id - Lagi-lagi kasus salah sasaran kembali terjadi dan menimpa orang tak bersalah, setelah sebelumnya seorang lansia harus kehilangan nyawanya akibat diteriaki maling, kini nasib serupa menimpa seorang pemuda berusia 17 tahun warga Perum Harapan Mulya, Desa Setia Mulya, Kecamatan Tarumajaya, Bekasi.
Pemuda malang berinisial LE tersebut ditemukan tak bernyawa dengan luka bacok di kepala hingga nyaris putus.
Laporan ini diunggah oleh akun media sosial Facebook milik Siti Fatimah melalui grup Warga Harapan Mulya.
Korban yang diketahui masih berstatus pelajar itu ditemukan dalam posisi telentang diatas motor miliknya Honda Beat berwarna merah hitam dengan nomor polisi B 5126 FAM.
LE mengenakan celana pendek berwarna putih motif batik dengan atasan kaos lengan pendek berwarna merah marun.
Nahasnya ia ditemukan dalam kondisi mengenaskan, yakni terdapat luka pada bagian belakang kepala (hilang tempurung kepala bagian belakang) yang diduga akibat sabetan senjata tajam dan juga luka menganga di bahu bagian kanan.
Dari unggahan di Facebook tersebut, 5 orang saksi melihat kejadian nahas tersebut, termasuk dua orang satpam Perum Harapan Mulya serta tiga orang pegawai sebuah warung kopi di lokasi kejadian.
Berdasarkan dari keterangan berbagai sumber menyebutkan bahwa korban diduga salah sasaran.
Kontributor : Ririn Septiyani
Baca Juga: Tinjau Vaksinasi di Stadion Patriot Bekasi, Kapolri Imbau Warga Tak Panik Hadapi Lonjakan COVID-19
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Ironi di Fakultas Hukum UI: Saat Tempat Belajar Keadilan Jadi Sarang Kekerasan Seksual
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan
-
Resmi Diumumkan! Ini Daftar 10 Nama Calon Komisioner KPAD Kabupaten Bekasi 2026-2031
-
Ahli Hukum Ini Sebut Kredit Bermasalah Tidak Serta-merta Tergolong Kejahatan
-
Perajin Batu Bata Bekasi Bisa Cuan Besar! Ini Peluang Emas Program Gentengisasi Prabowo