SuaraBekaci.id - Video viral ceramah Oki Setiana Dewi soal KDRT menjadi perhatian banyak pihak. Bahkan, pro kontra pun berseliweran di media sosial.
Banyak netizen yang melakukan kritik kepada kakak Ria Ricis tersebut, lantaran dinilai ceramahnya mendukung soal KDRT.
Nah, kekinian ceramah Oki Setiana Dewi ini mendapatkan dukungan dari Ustaz Derry Sulaiman. Dia mengemukakan pendapatnya soal kejadian tersebut.
Menurut Ustaz Derry Sulaiman, enggak ada yang salah dengan isi ceramah kakak Ria Ricis tersebut.
"Boleh pukul istri? Dalam Islam boleh tapi bukan di wajah. Orang yang diceritakan ustazah Oki Setiana Dewi adalah laki-laki jahat dan zalim ke istrinya, kurang ajar dan pukul istrinya," kata Ustaz Derry Sulaiman dalam video yang diunggah di Instagram belum lama ini, mengutip dari Herstory -jaringan Suara.com, Selasa (8/2/2022).
"Tapi istrinya adalah istri yang solehah, wanita mulia yang senantiasa menutupi aib suaminya di hadapan orangtuanya," sambungnya lagi.
Ustaz Derry Sulaiman menekankan kalau Oki Setiana Dewi tidak membela KDRT. Dia hanya bercerita tentang istri soleha yang menutupi aib suaminya.
"Ustazah Oki bukan membela KDRT, laki-laki jahat itu. Beliau sedang bercerita tentang wanita soleha yang sangat mulia akhlaknya meskipun suaminya kayak firaun jahatnya, tapi beliau tetap menutupi kejahatan suaminya," ucap Ustaz Derry Sulaiman.
"Ini pelajaran bagi kita semua. Wanita yang menjelek-jelekkan suami di hadapan orangtua kalian, itu berarti dia sedang mengajarkan untuk membenci suami kalian. Ini pelajarannya bukan bully saja, atau caci maki, belajar lihat kebaikan," imbuhnya.
Baca Juga: Paksa Chika Makan Durian Demi Konten, Ria Ricis Dicibir: Keterlaluan
Untuk bagian caption sendiri, Ustaz Derry Sulaiman menyebut ceramah tersebut bertujuan membuat para istri buat lebih bersabar.
"Menurut saya, ustazah @okisetianadewi bukan sedang membela KDRT! Namun beliau sedang mengajarkan para istri untuk bersabar, senantiasa memaafkan dan menutupi kesalahan suami," tulis Ustaz Derry Sulaiman.
Dia berharap ke depannya masyarakat lebih bijak dalam mengambil sisi positif setiap ceramah.
"Ambil hikmah dalam setiap tausyah yang kita dengar bukan mencari-cari kesalahan ustaz atau ustazah. STOP KDRT," tuturnya.
Berita Terkait
-
Paksa Chika Makan Durian Demi Konten, Ria Ricis Dicibir: Keterlaluan
-
Viral, Pria Ini Curi Kotak Amal Musala Darussalam Bogor, Aksinya Terekam Kamera CCTV
-
Tepis Tudingan Menjauhi Islam, Jenderal Dudung: Saya Santri, Tidak Pernah Lewat Lima Waktunya
-
Ria Ricis Cekoki Chandrika Chika Durian: Ini Kan Maunya Netizen
-
Jendral Dudung Abdurachman Sebut Radikalisme Semakin Marak, Najwa Shihab Ditantang Petani
Terpopuler
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Rumor Panas Eks AC Milan ke Persib, Bobotoh Bersuara: Bojan Lebih Tahu Kebutuhan Tim
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
Terkini
-
Operasi SAR Pesawat ATR42-500: Korban Dievakuasi Lewat Jalur Ekstrem
-
Terus Dukung Desa Berdaya dan Mandiri, BRI Raih Apresiasi dalam Peringatan Hari Desa Nasional 2026
-
5 Fakta Cap Tangan di Pulau Muna: Seni Cadas Tertua yang Mengubah Sejarah Dunia
-
Karung Pasir dan Bronjong Jadi Tameng Sementara Warga Bekasi
-
Ini Penyebab Penyakit Campak di DKI Jakarta Belum Hilang