SuaraBekaci.id - Edy Mulyadi, tersangka ujaran kebencian terkait polemik 'tempat jin buang anak' yang saat ini menjadi tahanan di Bareskrim Polri mendapat bingkisan dan pesan dari Rizieq Shihab.
Menurut pengacara Edy Mulyadi, Herman Kadir, Rizieq Shihab yang berada tak jauh dari sel kliennya itu mengirimkan bingkisan.
"Hari pertama langsung dapat bingkisan dari Pak Habib Rizieq Shihab. Karena kan walau tidak ketemu, bingkisan pokoknya makan malam, buah-buahan dari Habib Rizieq Shihab," kata Ketua Tim Kuasa Hukum Edy Mulyadi, Herman Kadir, dikutip dari Wartaekonomi--Jaringan Suara.com, Jumat (4/2).
Dikatakan oleh Herman, bahwa Edy Mulyadi bersyukur mendapat bingkisan dari Rizieq Shihab. "Alhamdulillah bersyukur sekali beliau mendapat bingkisan dari Pak Habib Rizieq Shihab,"
Edy Mulyadi juga kata Herman berada di kondisi kesehatan yang cukup baik selama di rutan Bareskrim.
Sementara pengacara Edy Mulyadi yang lain, Juju Puwanto juga mengatakan bahwa kliennya diminta sabar dan tabah oleh Rizieq Shihab menghadapi kasusnya.
"Enggak ada, cuma suruh tabah, suruh sabar gitu saja," kata Juju.
Sebelumnya, Edy Mulyadi ditetapkan sebagai tersangka terkait ujaran kebencian dan ditahan di Rutan Bareskrim. Pengacara Edy Mulyadi akan mengajukan penangguhan penahanan kepada penyidik.
“Atas dasar pertimbangan hukum presumption of innocent kami tim advokasi selaku pengacara dan pembela akan mengajukan penangguhan penahanan sesuai persyaratan sistem hukum yang berlaku/KUHAP,” kata pengacara Edy Mulyadi, Damai Hari Lubis, dalam keterangannya.
Baca Juga: Shin Tae-yong Dipuji Setinggi Langit oleh Negara Tetangga: Dia Membangun Timnas Indonesia yang Kuat
Sementara itu, Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menyebut, pengajuan penangguhan penahanan merupakan hak konstitusional.
“Penangguhan penahanan, kemudian praperadilan itu hak konstitusional seorang tersangka. Silakan digunakan,” ujar Dedi Prasetyo
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Gerebek Pasar Babelan, Polres Metro Bekasi Ringkus Pengedar Ratusan Butir Obat Keras
-
Stok Solar Kembali Tersedia di Harga Rp30.890 per Liter
-
Hillary Brigitta Apresiasi Kebijakan Tanpa Batas Usia Relawan MBG: Untuk Kesetaraan Peluang Kerja
-
Sengketa Pipa Limbah Jababeka dan MAP, Jadi Alarm Kepastian Investasi di Kawasan Industri
-
Bukan Sekadar Event, Ini Cara Specteve Membuktikan Bekasi Punya Identitas Kultural