SuaraBekaci.id - Perayaan Hari Raya Tahun Baru Imlek pada 1 Februari 2022 maksimal 50 persen dari total kapasitas. Hal itu dilakukan di sejumlah pengunjung klenteng Bekasi.
Kapolres Metro Bekasi Komisaris Besar Gidion Arif Setyawan mengatakan pembatasan jumlah pengunjung klenteng dilakukan guna mengantisipasi potensi penyebaran virus corona.
"Kabupaten Bekasi masih menerapkan PPKM Level 2 sehingga kami mewajibkan pihak pengelola klenteng untuk membatasi jumlah pengunjung," katanya, mengutip dari Antara.
Gidion mengaku sudah berkoordinasi bersama pengelola klenteng agar mematuhi kebijakan pemerintah tersebut dengan menyiapkan skema pengaturan pengunjung.
"Tadi kata pengelola, kapasitas maksimal di sini bisa sampai 200 orang, karena dibatasi 50 persen, jadi nanti maksimal hanya boleh 100 orang saja," katanya.
Gidion juga memastikan tidak akan terjadi antrean pengunjung lantaran perayaan Hari Raya Tahun Baru Imlek tahun ini digelar tanpa acara.
"Tahun ini tidak ada acara seperti barongsai dan lainnya sehingga praktis pengunjung hanya akan beribadah saja. Jadi tidak akan ada antrean," katanya.
Polres Metro Bekasi menerjunkan 250 personel gabungan kepolisian dan TNI untuk mengamankan perayaan Imlek di Kabupaten Bekasi.
Ratusan personel itu akan disebar di enam tempat peribatan yang menggelar ibadah Imlek di antaranya Klenteng Tek Seng Bio Cikarang Utara, Klenteng Ngo Kok Ong Cibarusah, kemudian di Kecamatan Tambun Selatan, Pebayuran, Sukatani, serta Kedungwaringin.
Baca Juga: Kasus Covid-19 Naik di Kepri, Perayaan Imlek di Kabupaten Tanjungbalai Karimun Tetap Meriah
"Pengamanan ini bertujuan agar perayaan Imlek oleh saudara-saudara kami bisa berjalan kondusif sekaligus memastikan penerapan protokol kesehatan sebab kasus aktif COVID-19 kini tengah melonjak," katanya.
Ketua Yayasan Klenteng Tek Seng Bio Cikarang Utara Chuling mengharapkan di tahun Macan Air ini, Indonesia bisa segera terbebas dari pandemi COVID-19.
"Kami berterima kasih kepada Polrestro Bekasi atas pelayanan yang diberikan kepada kami. Semoga di tahun ini Indonesia terbebas dari COVID-19," kata Chuling.
Berita Terkait
-
Kasus Covid-19 Naik di Kepri, Perayaan Imlek di Kabupaten Tanjungbalai Karimun Tetap Meriah
-
Aturan Lengkap Perayaan Tahun Baru Imlek 2573 Kongzili: Imbau Ibadah di Rumah dan Tidak Mudik
-
Suka Cita Perayaan Imlek di Batam Saat Pandemi, Masih Berkirim Jeruk dan Kumpul Keluarga
-
Gong Xi Fa Cai, Rayakan Tahun Baru Imlek China Rilis Video Tianwen-1 Selfie di Mars
-
Ibadah Malam Imlek di Vihara Amurva Bhumi
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- 7 Cushion Wudhu Friendly dengan Hasil Flawless Seharian, RIngan dan Aman di Kulit
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Trump: AS Akan Amankan Uranium Iran Dengan Cara Apa Pun
-
Massa Buruh May Day di Monas Dapat Sembako dari Presiden Prabowo
-
Awas Kena Tilang! Korlantas Polri Bakal Pasang Kamera ETLE di Perlintasan Kereta Api
-
Dasco Bantu Percepat, Pembangunan Flyover Bulak Kapal Dikebut Usai Kecelakaan KA
-
Anak Disakiti! DPR Sebut Ada Celah Mematikan di Balik Menjamurnya Daycare