SuaraBekaci.id - Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto mengaku tidak mengetahui bahwa Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi pada Rabu (5/1/2021) terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Hal itu disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan, Sukur Nababan. Menurut Sukur Nababan, ia dan Mas Tri sapaan akran Tri Adhianto saat ini masih sibuk dengan urusan internal partai.
"Belum tahu kami, ini kami juga masih sibuk sama partai. Saya juga barusan cek sama Pak Tri, beliau juga belum tahu ya,"kata Sukur Nababan.
Sukur Nababan pun belum mau memberikan komentar lebih jauh terkait hal tersebut.
"Jadi, kami tidak bisa mengomentari apa yang kami tidak tahu," tambahnya.
Sementara itu, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi dari Fraksi Golkar Daryanto mengatakan dirinya kaget mendengar informasi tersebut.
"Tapi kalau secara pribadi memang tidak menyangka sekali, tadi habis menghadiri paripurna," katanya kepada SuaraBekaci.
Daryanto juga mengatakan baru saja bertemu Rahmat Effendi dalam agenda paripurna di DPRD Kota Bekasi.
"Saya juga sempat ngobrol dengan beliau, mengucapkan selamat tahun baru juga," jelasnya.
Baca Juga: Tiba di KPK Usai Terjaring OTT, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi Bungkam
Sebelumnya, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri memastikan pejabat di Bekasi, Jawa Barat, yang ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Rabu (5/1/2022), merupakan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi.
Rahmat Effendi bersama sejumlah pihak yang turut pula ditangkap.
"Wali Kota Bekasi dan beberapa orang," kata Firli
Berita Terkait
Terpopuler
- Di Tangan Suahasil, MBG Jadi Prioritas Subsidi Energi Dipangkas
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- Tan Cheng Hoe Gerah Lihat Pemain Malaysia Larut dalam Kekecewaan: Stop Nangis
- 7 Sepatu Jalan Paling Awet yang Solnya Empuk untuk Perjalanan Jauh
Pilihan
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
Terkini
-
30 Perusahaan Buka Ribuan Lowongan Kerja di Subang, Cek Syaratnya!
-
Aksi Ekstrem Jambret Pakai Kawasaki Ninja, Rampas HP Pakai Dua Tangan
-
BRI Dorong Penyuluh Antikorupsi Jadi Teladan Integritas di Tempat Kerja
-
2 Tersangka Dibebaskan! Kasus Perusakan Rumah di Cikunir Selesai
-
MotoGP Mandalika 2026 Kembali Digelar, BRI Dorong Ekonomi Kawasan Berbasis Pariwisata