SuaraBekaci.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Karawang bakal segera membangun dua Mal Pelayanan Publik (MPP).
Kepala DPMPTSP, Eka Sanata mengatakan, dua MPP baru itu rencananya akan segera dibangun di wilayah Cikampek dan Rengasdengklok. Untuk saat ini MPP Kabupaten Karawang baru ada satu di Mal Technomart Galuh Mas, Kecamatan Telukjambe Timur.
"Mamang idealnya dibangun minimal dua lagi, di wilayah Cikampek dan Rengasdengklok. Jadi warga daerah sana dimudahkan dan tidak perlu jauh-jauh," kata dia ketika dihubungi, Senin (27/12/2021).
Eka menambahkan, untuk di Cikampek kemungkinan besar akan dibangun di Mal Cikampek. Sebab, manajemen Mal Cikampek sudah menawarkan diri ke Pemkab Karawang.
"Pengembangan terus terang kita sedang lakukan penjajakan dengan Mal Cikampek mereka mengajukan tapi teknisnya masih dibicarakan kita akan bahas. Untuk Rengasdengklok belum," ujar Eka.
Menurut dia, kehadiran MPP sangat dirasakan manfaatnya oleh warga Karawang. Pasalnya, masyarakat sangat dimudahkan mendapatkan berbagai pelayanan pemerintah.
Eka merinci, ada 19 instansi pelayanan di MPP itu, diantaranya yakni Dinas Kesehatan, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), Bank BJB, Bapenda, DPMPTSP, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, Dinas PUPR, dan Kepolisian.
"Sebagian besar bisa dilihat masyarakat dari sosial media penilaiannya sangat baik, karena mereka cukup satu kali datang ke tempat itu untuk mengurus pelayanan apapun ada di situ," katanya.
Eka menuturkan, salah satu contoh kemudahan yang didapatkan seperti warga yang kehilangan KTP. Masyarakat hanya datang ke MPP saja, tidak perlu ke Polres atau Polsek dan Disdukcapil.
"Sekarang ya tinggal di MPP saja, sebab layanan polisi ada dan Dukcapil juga ada," kata dia.
Selain itu, di MPP warga Karawang dapat kepastian jadwal dan waktu pelayanan. Sebab, sebelum ke MPP terlebih dahulu masyarakat dapat daftar secara daring untuk mengambil nomor antrean pada situs internet mpp.karawangkab.go.id.
Nantinya, sambung Eka, masyarakat akan mendapatkan hari dan jam pelayanan. Mereka dapat kepastian, datang sesuai jadwal yang ditentukan.
Saat ini, per harinya ada sekira 1.000 warga Karawang yang mendatangi MPP Technomart yang buka setiap hari mulai dari pukul 08.00 hingga 18.00 WIB.
"Lokasinya yang di mal juga membuat warga yang datang bisa sambil bermain-main dulu sambil nunggu jadwalnya," ungkap dia.
Kontributor : Akhmad Nursyeha
Berita Terkait
-
Tol Cikampek Jadi 'Neraka' Libur Panjang, Jasa Marga Buka Jalur Contraflow Sampai KM 65
-
Arus Balik Natal 2025: Volume Kendaraan Melonjak, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Mulai Diterapkan!
-
Contraflow Tol Cikampek Dihentikan, Arus Lalu Lintas Kembali Normal
-
Arus Japek Membeludak saat Libur Natal, Rekayasa Contraflow Diperpanjang hingga KM 65!
-
Antrean Mengular, Polisi Siapkan Buka-Tutup Rest Area KM 57 Tol Jakarta - Cikampek
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 4 Mobil Keluarga Bekas 50 Jutaan: Mesin Awet, Cocok Pemakaian Jangka Panjang
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
- 5 Bedak Murah Mengandung SPF untuk Dipakai Sehari-hari, Mulai Rp19 Ribuan
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
7 Fakta Viral Keluarga Miskin Pinjam Beras dan Garam untuk Makan
-
Polisi Bongkar Alasan Pelaku Bunuh Teman Sendiri di Pemakaman Bekasi
-
Momen Gibran Main Sepak Bola di Wamena Papua, Cetak Tiga Gol
-
Era Gratis Biskita Trans Wibawa Mukti Bekasi Berakhir, Berapa Biayanya?
-
8 Pedagang Kalibata Gulung Tikar, Total Kerugian Rp1,2 Miliar