SuaraBekaci.id - Kekerasan terhadap anak kini kian merebak. Siapa saja bisa jadi korbannya, salah satunya anak yatim dalam video viral terbaru ini.
Dalam sebuah video beredar di media sosial ini memperlihatkan, seorang anak ditampar dan ditendang berkali kali hanya karena salah paham.
Video yang beredar sejak Minggu (27/12/2021) itu terlihat sebuah ruangan gelap berisi seorang anak berusia sekitar belasan tahun dengan seorang perempuan yang diduga berusia di atasnya sedang bersitegang.
Anak perempuan berbaju ungu itu hanya menunduk terdiam kala cewek berambut panjang melontarkan pertanyaan bernada keras sembari membuka ikatan tali rambutnya.
"Sa, gimana Sa?" tanya cewek itu.
Cewek itu lalu mulai berteriak dan berdiri lalu menampar dengan keras anak berbaju ungu tersebut.
"Lu berapa kali gue diemin ya," kata si cewek sembari melayangkan tamparan keras.
Merasa tak mendapat reaksi dari anak itu si cewek pun semakin emosi.
"Heh jelek jelekin gue gak perawan, gue pernah dipake om martin 3 kali, sejak kapan lu ngeliat gue gak perawan hah?" tanya si cewek dengan nada marah sembari menunjuk nunjuk anak tersebut.
Baca Juga: Viral, Video Mesum Pelajar SMP di Alun-Alun
Namun anak itu tak juga membalas ucapannya maupun merespon dan hanya diam seribu bahasa.
"Gue diem diemin Sa, gue kasihan sama lo, lo anak yatim, tapi lo gak tau diri," timpalnya lagi sembari menjambak rambut anak kecil tersebut.
Kejadian setelahnya dalam video unggahan @infobogor_news membuat miris warganet.
Cewek itu beringas meluapkan amarahnya dengan melayangkan tamparan, pukulan dan tendangan bertubi tubi kepada si anak yang hanya diam menunduk.
Hingga terakhir kali anak itu ditendang sampai nyaris terjatuh.
Berdasarkan info caption peristiwa yang terjadi di Cakung Barat, Jakarta Timur ini hanya dipicu oleh salah paham dan usut punya usut kejadian ini telah berulang kali dilakukan hingga akhirnya dilaporkan ke pihak yang berwajib.
Berita Terkait
-
Soroti Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun, Menteri PPPA Ungkap Alasan Pemerintah Terlihat Lamban
-
Lewat Festival Lab Belajar Ibu, Tiga Perempuan Bagikan Makna Kesuksesan yang Beragam
-
Studi Ungkap Dampak Krisis Air terhadap Kesehatan dan Masa Depan Anak Perempuan
-
Dari Ruang Belajar Hingga Potensi Lokal, PNM Dukung Perempuan Pontianak Kembangkan Usaha
-
Trauma Nyata Perempuan Korban Perang Dunia I dalam Buku Testament of Youth
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
Terkini
-
26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi
-
Hampir 500 Petinju Ramaikan Kejurnas 2026, Hillary Brigitta Lasut Soroti Perjuangan Atlet
-
Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi
-
Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan