SuaraBekaci.id - Sejumlah pantai di Kabupaten Sukabumi dikenal memiliki keindahan alam yang memukai sehingga menjadi destinasi favorit wisatawan.
Salah satu pantai di Sukabumi yakni Pantai Cimaja bahkan menjadi spot favorit peselancar atau surfer yang bukan saja berasal dari dalam negeri, tapi juga dari luar negeri.
Ombak di Pantai Cimaja dikenal mampu menantang adrenalin para peselancar.
Namun pantai di Sukabumi Selatan bukan hanya Cimaja dan Palabuhanratu. Masih ada beberapa pantai yang juga memilikii daya tarik yang khas.
Pantau Cikembang misalnya. Tempat ini sering dikunjungi wisatawan karena selain keindahan alamnya, ada banyak hal yang bisa dilakukan seperti mencoba flying fox melintasi pantai dan mendarat di air laut.
Tak sulit menemukan pantai yang berada di Desa Pasirbaru, Kecamatan Cisolok, ini. Jaraknya dari jalan raya hanya 500 meter dan bisa diakses kendaraan.
Flying fox ini yang dibangun oleh masyarakat ini memiliki panjang 70 meter dengan ketinggian 12 meter. Rencananya pada awal tahun depan, flyng fox ini dibuka untuk umum.
"Saya yang punya peralatan dan pelatih untuk operator. Kami berkolaborasi dengan warga setampat untuk bikin wahana petualangan dan tantangan di Pantai Cikembang dalam upaya peningkatan daya tarik wisatawan," kata Suminta (45 tahun) ketua Komunitas Petualang Alam Gunung Rimba Sukabumi atau populer disebut Komunitas Paguris dikutip dari Sukabumiupdate.com--jejaring Suara.com.
Dia menuturkan panjang wahana ini dari daratan hingga ke laut sekitar 70 meter.
Baca Juga: Destinasi Wisata di Jogja Mulai Padat, Pemkot Minta Aturan Vaksin 2 Kali Ditaati
"Kawat flying fox diikat di pohon dan yang di laut, kawat ditanam di batu karang," kata dia.
Menurut dia, flying fox ini menjadi wahana yang baru. Dengan perlengkapan serta menerapkan prosedur, Suminta menjamin flying fox tersebut aman.
"Memang tergantung cuaca juga. Tetap kami pun memperhatikan keselamatan, terutama perlengkapan yang bermain flying fox," terangnya.
Tag
Berita Terkait
-
7 Destinasi Wisata Terbaik di Bengkulu yang Wajib Dikunjungi Wisatawan
-
Sensasi Healing di Kota Kreatif Bali, Coba Ragam Aktivitas Taman sampai Gerbang Futuristik
-
Video Detik-Detik Mencekam, Perempuan Meninggal Dunia Usai Jatuh dari Flying Fox
-
Kronologi Penggerebekan 16 WNA di Sukabumi: Sewa Hotel Setahun, Diduga Siapkan 50 Anggota Sindikat
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Polisi Patroli Skala Besar Antisipasi Begal Hingga Tawuran
-
Ditipu Wedding Organizer, Pengantin Menangis Resepsi Tanpa Dekorasi dan Makanan
-
Merasa Difitnah, Plt Bupati Bekasi Laporkan Akun TikTok 'Bekasi Masih Kusut' ke Polisi
-
Kecelakaan Kereta Bekasi Timur, Menhub Dudy: Jangan Berspekulasi Sebelum Ada Fakta
-
Edarkan Tramadol dan Hexymer, Tiga Pelaku di Bekasi Diciduk Polisi