SuaraBekaci.id - Cegah penyebaran COVID-19 termasuk varian baru Omicron, Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Karawang meminta masyarakat untuk membatasi mobilitas pada libur Natal dan Tahun Baru 2022.
Mereka juga meminta masyarakat menghindari kerumunan atau tempat keramaian serta tidak merayakan pesta malam tahun baru.
"Untuk mewaspadai penyebaran virus corona, lebih baik masyarakat tidak usah merayakan malam tahun baru di tempat-tempat keramaian," kata Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Karawang Fitra Hergyana dikutip dari Antara, Jumat (17/12/2021).
Ia mengatakan tidak merayakan malam tahun baru di tempat keramaian menjadi bagian dari upaya masyarakat membantu pemerintah dalam mengantisipasi kemungkinan terjadinya gelombang ketiga penularan COVID-19.
Menurut dia, kemungkinan terjadinya gelombang ketiga kasus COVID-19 pada libur Natal dan Tahun Baru bisa saja terjadi.
Oleh karena itu, masyarakat diimbau tidak merayakan pesta malam tahun baru di tempat keramaian.
Kalau terpaksa keluar rumah, katanya, masyarakat diimbau tetap menjaga protokol kesehatan, minimal menggunakan masker.
"Pemerintah sudah memberikan imbauan ke tempat hiburan yang ada di Karawang, untuk tidak memfasilitasi perayaan Natal atau Tahun Baru," katanya.
Dia mengatakan bahwa mewaspadai lonjakan kasus COVID-19 gelombang ketiga harus dilakukan. Apalagi saat ini telah ditemukan kasus penularan varian Omicron di Tanah Air.
Baca Juga: Kasus Covid-19 di Australia Meroket, Pesta Album Baru Taylor Swift Disebut Jadi Pemicu
Fitra menyampaikan saat ini kasus COVID-19 di Karawang memang sudah turun drastis.
Pada Kamis (16/12/2021) tersisa tiga orang yang masih dirawat dan dua orang menjalani isolasi mandiri di rumah.
Berita Terkait
-
Singgung Pihak yang Nyinyir, Prabowo: Kita Akan Bekerja dengan Bukti
-
Prabowo Umumkan Indonesia Capai Swasembada Pangan 2025
-
Prabowo Geleng-gelang Kepala: Bolak-balik Orang Datang Mau Nyogok Saya
-
Prabowo Agenda Panen Raya di Karawang, Zulhas dan Bobby Naik Motor
-
Serasa Magang saat Jabat Menhan, Prabowo Ungkap Alasan Boyong Menteri Jokowi ke Kabinet
Terpopuler
- 4 Mobil Sedan Bekas di Bawah 30 Juta Mudah Dirawat, Performa Juara!
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- Bupati Mempawah Lantik 25 Pejabat, Berikut Nama-namanya
- 4 Rekomendasi HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025
- Stargazer vs Xpander: 10 Fakta Penentu MPV 7 Seater Paling Layak Dibeli
Pilihan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
-
Unilever Jual Sariwangi ke Grup Djarum Senilai Rp1,5 Triliun
Terkini
-
Ridwan Kamil dan Atalia Praratya Resmi Bercerai
-
Kritik Pedas PDIP: Mengapa KPK Kejar Rieke Diah, Tapi Kasus Rp2,7 Triliun 'SP3'
-
BRI Visa Infinite Perkuat Layanan Nasabah Prioritas dan Private dengan Beragam Premium Benefits
-
Projo Setuju Gubernur Dipilih DPRD, Siapa Diuntungkan?
-
7 Fakta Keji Pasutri Juragan Nasi Kuning Paksa Karyawan Berhubungan Badan