SuaraBekaci.id - Puluhan Atribut/bendera Ormas yang berada di sepanjang Jalan Raya Cikarang Cibarusah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat ditertibkan oleh puluhan aparat gabungan Kecamatan Cikarang Selatan.
Kegiatan penertiban yang dilakukan pada hari Senin ( 13/12/2021 ) juga menyasar di area sekretariat ormas Wilayah Cikarang Selatan.
Puluhan anggota gabungan yang terdiri dari Satpol PP, TNI dan Polri, serta turut juga terlihat perwakilan dari Gibas diantara para petugas.
Mereka secara berurutan melepas satu persatu atribut dari ormas disekitaran wilayah tersebut mulai dari Spanduk, banner, bendera, hingga poster. Penertiban juga dilakukan di posko posko ormas wilayah Cikarang Selatan.
Dengan menggunakan tangga dari kayu dan alat seadanya para petugas bergotong royong melepas atribut atribut tersebut.
Dalam caption yang tertulis menjelaskan jumlah para personil yang diturunkan.
" Ada 24 personil, terdiri dari 12 personil satpol PP, 6 personil TNi, dan 6 personil Polri," kata Kapolsek Cikarang Selatan Kompol Satirin dalam caption tertulis.
Lebih lanjut dari informasi yang didapat, penurunan atribut ini telah mendapatkan persetujuan dari para ormas yang bersangkutan dengan tujuan untuk menghindari pergesekan antar ormas di wilayah Cikarang Selatan.
Pasalnya selama ini bendera dan posko ormas kerap dijadikan simbol kelompok dan kerap memicu konflik kelompok antar ormas.
Disinggung mengenai jumlah atribut yang diturunkan, Kompol Satirin pun kembali menjabarkan.
" Kalau yang diturunin itu ada 8 atribut / bendera ormas yang pertama Gibas, kedua GMBI, ketiga PP, keempat BPPKB, kelima WIJI, keenam FBR, yang ketujuh Pejuang Siliwangi dan yang terakhir POB, total ada 24 bendera dan 5 spanduk," terang Kompol Satirin.
Diharapkan dengan diturunkannya atribut ini dapat mengurangi pergesekan yang sering terjadi.
Warganet yang melihat unggahan penertiban dari akun @onlinebekasi ini pun justru beramai ramai mengomentari agar pemerintah tak hanya melepaskan atribut tapi juga menindak lebih lanjut.
" Jangan ditertibkan harusnya dibubarkan," tulis akun @athafariz***.
" sekalian bubarin bisa gak pak?" Sambung akun @eh.k***.
Berita Terkait
-
Horor Sahur di Bekasi: Perampokan Maut di Jatibening, Suami Tewas dan Istri Kritis
-
Sejarah Bendera Merah di Masjid Jamkaran: Dari Balas Dendam Soleimani hingga Khamenei
-
Simbol Balas Dendam, Bendera Merah Berkibar di Masjid Jamkaran Usai Ali Khamenei Gugur
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
-
Info Orang Dalam, Iran Hampir Pasti Tak Ikut Piala Dunia 2026
Terkini
-
Perbedaan Krusial Zakat dan Pajak Menurut Jusuf Kalla
-
Mahasiswa Bekasi Diciduk Polisi, Ternyata Pengedar Tembakau Sintetis Rumahan
-
Sepanjang 2025, BRI Salurkan KUR Rp178,08 Triliun Kepada 3,8 Juta Debitur
-
Kontroversi Paspor Inggris Anak Alumni LPDP, AHU: Potensi Pelanggaran Hak Anak
-
Konsultasi Hukum: Bolehkah Orang Tua Mengalihkan Kewarganegaraan Anak Secara Sepihak?