SuaraBekaci.id - Sungai Citarum meluap hingga menyebabkan permukiman warga di RT 02/04 Kampung Bojongponcol, Desa Sumbersari, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi terendam banjir dengan ketinggian bervariasi hingga satu meter
Dari informasi, setidaknya ada 11 rumah yang terletak di bantaran Sungai Citarum yang terendam banjir setinggi lebih dari satu meter.
"Barusan saya pantau sudah satu meter lebih di titik terparah yakni Kampung Bojongponcol," kata Camat Pebayuran Hanief Zulkifli, Minggu (12/12/2021) dikutip dari Antara.
Dia menjelaskan air luapan Sungai Citarum mulai menggenangi permukiman warga sejak pukul 12.00 WIB siang tadi dan semakin tinggi hingga sore ini.
"Selain 11 rumah yang terendam setinggi satu meter lebih itu, di wilayah lain tinggi airnya bervariasi mulai 30 sampai 70 sentimeter," ucapnya.
Hanief mengaku permukiman warga di kampung tersebut memang selalu terkena banjir kiriman saat debit air Sungai Citarum mengalami kenaikan akibat hujan di wilayah hulu.
Salah satu faktor penyebabnya adalah di wilayah tersebut tidak ada tanggul penahan air padahal letak perkampungan berada di bantaran sungai.
"Setiap tahun kalau ada kiriman air dari Sungai Citarum naik, sudah pasti tergenang. Karena memang mereka tinggalnya di bantaran kali. Di sana tidak ada tanggul tapi tanahnya di pinggir kali, sudah tinggi sebetulnya," katanya.
Saat ini puluhan warga terdampak banjir luapan sungai itu telah dievakuasi ke tempat yang lebih tinggi hingga air surut meski belum bisa diketahui kapan akan surut.
Baca Juga: Kota Bekasi Kebut Vaksinasi Lansia dan Komorbid
"Karena ini banjir kiriman, kami belum tahu sampai kapan surutnya, sepertinya sudah mulai turun sih. Ya semoga di hulu tidak hujan lagi biar cepat surut," kata dia.
Berita Terkait
-
Kawal Jakmania ke GBK, 934 Petugas Disiagakan di 47 Titik Pengamanan Kota Bekasi
-
Persija vs Persib Kembali di GBK Setelah 7 Tahun! Jakmania-Bobotoh Bekasi Sepakat Jaga Persaudaraan
-
Polisi Pastikan Kasus Penistaan Agama Abah Setu Lanjut: Laporan Belum Dicabut!
-
Lihat Aksi Pemukulan, Saksi Kunci Bongkar Peran Anggota DPRD Bekasi di Kasus Pengeroyokan
-
KPK Geledah Rumah Polisi yang Akui Terima Rp16 Miliar dari Proyek Bekasi
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro, Ekosistem UMKM Makin Kuat
-
5 Bencana Dihadapi Indonesia Saat Ini
-
Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei
-
Perkuat Layanan Digital bagi PMI, BRImo Taiwan Sabet Anugerah Inovasi Indonesia 2026
-
KPK Terbitkan Sprindik Baru Kasus Suap Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kuswara, Siapa Tersangka Baru?