SuaraBekaci.id - Staf Khusus Wali Kota Bekasi Bidang Kesehatan Sudirman mengatakan, pihaknya kini tengah menggencarkan vaksinasi COVID-19 yang dikhususkan bagi lansia dan komorbid.
Salah satunya dengan menggelar vaksinasi bagi lansia dan komorbid di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi Selatan, Minggu (12/12/2021).
Sudirman menjelaskan hari ini merupakan acara vaksinasi hari kedua setelah digelar sejak Sabtu (11/12/2021). Pemerintah menyiapkan vaksin Sinovac yang dosis keduanya akan disuntikkan setelah 28 hari sejak vaksinasi pertama hari ini.
"Hari kedua ini vaksinasi lansia dan komorbid sudah mencapai 315 peserta. Kalau kemarin ada 450 orang peserta," kata Sudirman dikutip dari Antara.
Ia mengatakan sebanyak 100 orang lansia mendaftarkan diri mengikuti vaksinasi sedangkan sisanya adalah warga komorbid serta usia produktif yang menjalani vaksinasi dosis pertama maupun ke dua.
"Kami prioritaskan bagi lansia dan komorbid tapi banyak juga usia produktif yang datang untuk divaksin, tetap akan kami layani," ucapnya.
Pemerintah Kota Bekasi, kata dia, juga menyediakan dokter spesialis penyakit dalam bagi masyarakat yang ingin berkonsultasi sebelum divaksinasi.
Hal itu merupakan bagian dari pelayanan yang diberikan pemerintah daerah sehingga lansia maupun masyarakat yang memiliki komorbid menjadi lebih yakin untuk menerima vaksinasi COVID-19.
"Vaksinasi di Stadion PCB ini kami lengkapi dengan dokter spesialis untuk konsultasi bagi lansia dan komorbid. Jadi jangan khawatir, kami sediakan dokter spesialis di sini," katanya.
Baca Juga: Soroti Cakupan Vaksinasi Covid-19, Epidemiolog UGM: Masih Belum Merata Sepenuhnya
Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit pada Dinas Kesehatan Kota Bekasi Vevi Herawati menjelaskan lansia dan komorbid kini menjadi kelompok prioritas yang harus divaksinasi.
"Masyarakat tahunya selama ini kalau komorbid tidak boleh divaksin, jadi meski ada komorbid, selama itu tidak ada kontra indikasi vaksin, justru jadi prioritas untuk divaksin. Karena saat nanti misalnya terpapar COVID-19, komorbid ini akan lebih berat gejalanya. Karena itu harus punya kekebalan imunitas agar kalau nanti terpapar tidak berat," katanya.
Ia menjelaskan seorang komorbid diperbolehkan menerima vaksinasi COVID-19 dengan catatan kondisi kesehatannya masih stabil. "Jadi tidak semua yang komorbid itu tidak boleh divaksin, selama kondisi kesehatannya stabil, mereka diperkenankan untuk divaksin," katanya.
Tony Suhendra (35) mendampingi ayahnya, Setyo Budi Raharjo (68) untuk divaksinasi mengatakan berdasarkan hasil skrining, ayahnya diperkenankan untuk divaksinasi meski memiliki komorbid diabetes.
"Bapak saya kan ada komorbid diabetes, tadi konsultasi dulu, kemudian diukur tensinya, ternyata boleh divaksin. Alahmadulillah," kata Tony.
Berita Terkait
-
Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan
-
Mulai Umur Berapa Anak Harus Pakai Sunscreen? Ini Produk Rekomendasi Dokter Spesialis Anak!
-
Purbaya Akui Belum Terima Usulan Kemenhub soal Anggaran Flyover Kereta Api Rp 4 Triliun
-
Tragedi Cinta Segitiga Pengamen Bekasi: Sempat Viral di Medsos, Berakhir Penikaman Maut
-
Bukan Dibegal, Dua Korban Tewas di Selokan Bekasi Ternyata Korban Tawuran
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Menerjang Ombak, Mantri Perempuan BRI Hadirkan Layanan Keuangan hingga Kepulauan Sulawesi Tengah
-
Kabupaten Bekasi Dapat Rapor Merah dari BPK, DPRD Bentuk Pansus
-
Kejagung Arahkan Pemkab Bekasi Kelola Stadion Skema Begini
-
BRI: Tata Kelola Perusahaan yang Kuat Jadi Prasyarat Utama Menjaga Keberlanjutan Bisnis
-
Kabupaten Bekasi Diserbu Sampah Liar