SuaraBekaci.id - Vaksin booster COVID-19 buatan Pfizer/BioNTech diklaim mampu memberikan perlindungan yang signifikan terhadap varian baru Omicron.
Hal tersebut berdasarkan temuan ilmuan Israel. Temuan itu serupa dengan temuan yang disajikan oleh BioNTech dan Pfizer awal pekan ini, yang menjadi tanda awal bahwa vaksin booster bisa menjadi kunci untuk terlindung dari infeksi varian yang baru saja ditemukan.
Studi itu dilakukan oleh Pusat Medis Sheba dan Laboratoium Virologi Pusat Kementerian Kesehatan.
Di situ para peneliti membandingkan darah dari 20 orang penerima vaksin lengkap 5-6 bulan yang lalu dengan jumlah partisipan yang sama yang menerima booster sebulan yang lalu.
"Orang yang menerima dosis kedua 5 atau 6 bulan yang lalu tidak memiliki kemampuan netralisasi melawan Omicron. Sementara mereka mempunyai sejumlah kemampuan terhadap (varian) Delta," kata direktur Unit Penyakit Menular Sheba, Gili Regev-Yochay dikutip dari Antara, Minggu (12/12/2021).
"Kabar baiknya adalah bahwa dengan booster (kemampuan) itu meningkat sekitar seratus kali lipat. Terdapat perlindungan signifikan yang dihasilkan dosis booster. Ini lebih rendah dari kemampuan netralisasi terhadap Delta, sekitar empat kali lebih rendah," katanya.
Tim Israel mengatakan mereka bekerja dengan virus yang sesungguhnya, sedangkan perusahaan menggunakan apa yang dikenal sebagai pseudovirus.
Pseudovirus merupakan virus yang direkayasa secara biologis supaya mempunyai karakteristik mutasi Omicron.
Penelitian Israel dilakukan setelah sebuah studi dari Afrika Selatan menunjukkan bahwa varian Omicron secara parsial mampu menghindari perlindungan yang dihasilkan dari dua dosis vaksin COVID-19.
Baca Juga: Info Vaksinasi Surabaya 12 Desember 2021 dan Update Kasus Covid-19
Berita Terkait
-
Adidas Minta Maaf Eks Tentara Israel Difabel Jadi Bintang Iklan Single Shoe
-
Kenapa Adidas Diboikot?
-
Seruan Boikot Adidas Meluas Usai Promosi Sepatu Gandeng Mantan Tentara Israel
-
Israel Tutup Konsulat Inggris di Yerusalem, Panas Pemblokiran Impor Barang Permukiman Ilegal
-
Serangan Zionis Israel di Lebanon Tewaskan Belasan Orang
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
Terkini
-
BRI Siap Dukung Arahan Presiden Perluas Kepemilikan Rekening Masyarakat
-
Eks Bangunan Liar Disulap Jadi Kawasan Hijau, Ribuan Pohon Ditanam di Sepanjang Bantaran Kali
-
Kebakaran Gunung Awu Meluas, Hillary Brigitta Bagikan 25 Ribu Masker dan Dorong Pemadaman dari Udara
-
Waspada Abu Vulkanik! Sekolah di Kota Bekasi Terapkan PJJ 8-9 September 2026
-
1 Juta Masker Dibagikan ke Warga Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau