SuaraBekaci.id - Momen unik ketika polisi membujuk petani agar mau divaksin sempat menjadi viral. Terlihat dalam foto Kapolsek Cikampek, Ahmad Mulyana menyambangi petani yang sedang menandur di pesawahan Desa Karangsinom, Kecamatan Tirtamulya, Kabupaten Karawang pada Rabu (8/12/2021).
Saat itu ia didampingi Panit Bimas, Panit Sabar, Bhabinkamtibmas sedang mengumpulkan belasan petani untuk divaksin.
"Kebetulan kita melihat tuh, di sawah-sawah itu banyak petani yang lagi nandur. Kita tentunya tersirat juga mereka ini yang nandur sudah vaksin belum? Makanya kita panggil kumpul-kumpul dengan bahasa ringan, secara persuasif," kata dia ketika dikonfirmasi, Kamis (9/12/2021) pagi.
Ahmad menuturkan, cara itu ditempuh untuk menumbuhkan kedekatan kepada warga dengan tujuan agar warga mau membuka hatinya dan secara sukarela mau divaksinasi Covid-19.
"Biar ngena (terbuka) hatinya, tidak dilakukan secara paksa, dengan bahasa-bahasa komunikasi yang baik, Alhamdulillah kita bisa membawa masyarakat vaksin yang tidak mau jadi mau," kata dia.
Selain itu, lanjut dia, sosialisasi dan ajakan vaksinasi Covid-19 juga dilakukan kepada warga secara door to door. Polisi dengan menggandeng RT dan RW mendatangi rumah-rumah warga yang belum divaksinasi.
"Kita melaksanakan door to door bersama RT RW ke rumah-rumah yang belum divaksin, ada sebagian kan masyarakat yang belum divaksin, kita ajak mereka," ungkapnya.
Dikatakan Ahmad, langkah tersebut ditempuh sejalan instruksi Kepala Polisi Resor (Kapolres) Karawang AKBP Aldi Subartono. Dimana setiap bhabinkamtibmas ditargetkan mengajak 100 orang untuk divaksinasi Covid-19.
"Ini dalam rangka percepatan vaksinasi. Dimana target Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Bupati Cellica mencapai 100 persen. Sedang untuk terbentuknya imunitas kelompok harus 70 persen warga yang divaksinasi. Kita harus dukung itu," ungkapnya.
Baca Juga: Maki Korban Rudapaksa, Anggota Polisi di Rokan Hulu Diperiksa Propam
Diberitakan sebelumnya, dalam rangka percepatan vaksinasi Covid 19 di Wilayah hukum Polsek Cikampek, Kapolsek Cikampek Kompol Ahmad Mulyana turun langsung door to door ke sawah mengumpulkan puluhan penandur sawah atau petani untuk divaksin.
Hal tersebut terlihat dalam postingan akun resmi Instagram milik Kapolsek Cikampek @kapolsekcikampek yang diunggah pada Rabu (8/12/2021).
Dalam unggahan tersebut terlihat Kapolsek Cikampek dengan didampingi Panit Bimas, Panit Sabara, dan Bhabinkamtibmas sedang mengumpulkan dan memberikan pengarahan kepada puluhan para penandur Sawah untuk disuntik vaksinasi.
"Ini ada berapa orang?," tanya Kapolsek kepada para penandur yang langsung dijawab serempak.
"Semua pak," dijawab oleh para penandur diikuti angkat tangan serentak.
Kontributor : Akhmad Nursyeha
Berita Terkait
-
Cekik Industri Tembakau Sama Saja 'Bunuh' 6 Juta Pekerja, Wamenaker: Negara Belum Siap!
-
Kecelakaan Maut Bekasi Timur: Mengapa Sistem Keamanan Kereta Gagal Mengadang Tragedi?
-
Pupuk Lancar Gabah Mahal, Petani Majalengka Bongkar Rahasia Cuan di Era Prabowo
-
Sederet Fakta Terkini Tabrakan Maut KRL Bekasi, Sopir Taksi Green SM Diamankan Polisi
-
Sopir Taksi Green SM Diperiksa Polisi Terkait Kecelakaan KRL di Bekasi Timur!
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Anak Disakiti! DPR Sebut Ada Celah Mematikan di Balik Menjamurnya Daycare
-
Kekerasan di Daycare Little Aresha: Mengapa Nama Seorang Hakim Ada dalam Struktur Yayasan?
-
Cerita Pilu Ibu Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi: Anak Saya Terbalik Kepala di Bawah Kaki
-
Pemprov Jabar Beri Santunan Rp50 Juta untuk Korban Meninggal Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Sosok Nurhayati, Pengurus Muslimat NU Korban Meninggal Dunia Kecelakaan Kereta di Bekasi