SuaraBekaci.id - Anggota DPR RI periode 2019 - 2024 Dedi Mulyadi menemui Rodiah, seorang ibu warga Desa Sindangmulya, Cibarusah, Kabupaten Bekasi yang viral di jejaring sosial media karena dipidanakan kelima anaknya atas tuduhan penggelapan surat tanah.
Dedi Mulyadi mengunggah melalui akun Instagram pribadinya @dedimulyadi71 Minggu ( 5/12/2021).
Dalam unggahan tersebut terlihat potret Dedi bersama ibu Rodiah didalam satu sudut rumah berlatar warna merah muda tersebut.
Beralaskan tempat tidur tipis sederhana Dedi yang saat itu mengenakan baju setelan warna putih lengkap dengan jas senada dan ikat kepala putih tampak nyaman dan tersenyum santai duduk disamping nenek Rodiah.
Ibu Rodiah terlihat senang dengan kedatangan Dedi Mulyadi dari balik balutan busana muslim merah mudanya.
Dalam caption yang tertulis Kang Dedi mengungkapkan cerita tentang kisah sang nenek yang memiliki pengalaman panjang membuat bata merah bersama suaminya, dengan sedikit demi sedikit mengumpulkan uang untuk bisa membangun rumah dan membeli tanah.
Kedelapan anaknya dibesarkan hingga dewasa dan berumahtangga, akan tetapi malang nian semenjak kepergian sang suami menghadap Illahi, ibu Rodiah justru mendapat banyak tekanan terkait dengan hak waris.
Lebih lanjut Dedi menuliskan bahwa ibu Rodiah bercerita dalam kondisi tidak dapat berjalan karena penyakit saraf terjepitnya, ibu Rodiah harus menghadapi gugatan anak kandungnya melalui laporan polisi dengan tuduhan penggelapan aset.
" Semoga Ibu Hajah Rodiah disehatkan dan anak yang melaporkan diberikan kesadaran, karena mempidanakan ibu sendiri adalah perbuatan yang menyakitkan apapun alasannya, " Tulis Dedi.
Baca Juga: Cerita Pilu Ibu Rodiah, Dipolisikan Lima Anak Kandung Karena Harta Warisan
Pesan Dedi dalam kolom captionnya adalah, " Harta itu penting, akan tetapi memuliakan ibu jauh lebih penting. "
Unggahan ini pun banjir kolom komentar dari warganet yang sependapat dengan Kang Dedi.
" Harta ibunya sendiri kok disebut penggelapan sih heran, makanya jadi anak jangan bergantung sama warisan, cari uang sendiri kerja keras jangan nunggu nungguin warisan apalagi ibunya masih ada, " Tulis akun @irnasofi***.
" Padahal dengan memuliakan ibulah rejeki akan Allah mudahkan, " Timpal akun @perempuan_bia***.
" Sebagai anaknya benar benar tidak tahu terimakasih kalau ibunya balik menggugat rahim yang digunakan untuk mengandung anak anaknya seharga triliunan rupiah bagaimana jawaban anaknya? Harusnya berterimakasih karena berkat perjuangan ibunya, mereka anak anaknya bisa melihat dunia ini yang sabar ya ibu, Pak Dedi mohon bantuannya untuk ibu ini haturnuhun, " Tulis akun @hanedaim***.
Postingan itu pun mendapat like sebesar 10 ribu lebih dengan ratusan komentar.
Berita Terkait
-
Terpopuler: Gaji Kepala Samsat yang Dicopot Dedi Mulyadi hingga Shio Paling Hoki
-
Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
-
Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek
-
KPK Ungkap Ada Saksi Kasus Suap Ijon Bekasi Diintimidasi, Rumahnya Dibakar
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Vape Jadi Sarana Peredaran Narkoba, Bagaimana Sikap PBNU?
-
Tumpukan Sampah di TPS 3R Pulogebang Meluber, Warga Resahkan Penyakit
-
OJK Cabut Izin Satu Bank di Sumatra Barat, Bagaimana Uang Nasabah?
-
Perajin Tahu-Tempe Bekasi Perkecil Ukuran Produk, Pekerja Dirumahkan
-
Bersih-Bersih Kantor Pemkab Bekasi: Pedagang Dilarang Masuk, Tamu Wajib Dijemput