SuaraBekaci.id - Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat kucurkan bonus Rp 100 juta untuk atlet peraih emas pada PON ZZ Papua.
Ketua KONI Kota Bekasi Abdul Rosyad Irwan mengatakan, bonus yang diberikan Pemkot Bekasi tersebut langsung ditransfer ke rekening para atlet.
"Bonus tersebut kemarin sudah mulai ditransfer langsung kepada para atlet peraih medali, juga untuk pengurus, dan pelatihnya," kata.
Bonus Rp100 juta itu diberikan kepada atlet binaannya yang sukses menyabet medali emas untuk kontingen Jawa Barat pada PON Papua.
Secara keseluruhan atlet Kota Bekasi berhasil menyumbangkan 10 medali emas, 12 perak, serta 18 medali perunggu.
"Total kita memperoleh 40 medali dari 35 atlet, nominal bonus berbeda tergantung raihan medali atlet kita," katanya.
Selain Rp100 juta untuk peraih emas, pemerintah daerah juga memberikan bonus senilai Rp50 juta bagi atlet peraih perak, serta Rp25 untuk raihan medali perunggu.
Bonus tersebut tidak untuk atlet saja melainkan juga diperuntukkan bagi pelatih dan pengurus cabang olahraga dengan komposisi 80 persen atlet, 10 persen pelatih, dan 10 persen untuk pengurus cabang olahraga (cabor).
"Bonus itu tidak murni untuk para atlet saja karena keberhasilan prestasi mereka itu tidak lepas dari peran pelatih dan peran pengurus cabor," katanya.
Baca Juga: Eks Atlet Nasional Butuh Jaminan Sosial, Ini Alasannya
KONI Kota Bekasi, kata dia, menerima alokasi anggaran sebesar Rp2,1 miliar yang bersumber dari dana hibah Pemerintah Kota Bekasi untuk diserahkan kepada para atlet berprestasi di ajang PON Papua XX.
"Kami mendapatkan anggaran bonus Rp2,1 miliar dari Pemkot Bekasi untuk para atlet sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang sudah didapatkan," katanya.
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengaku bangga atas pencapaian para atlet yang membawa harum nama Kota Bekasi. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa masyarakat Kota Patriot gemar berolahraga.
"Seluruh warga Kota Bekasi berbangga hati dan bahagia. Atlet Kota Bekasi gemilang dengan berhasil membawa pulang medali ke Kota Bekasi. Tentunya semangat juara ini bisa memotivasi sektor lain. Jika para atlet kita bisa membanggakan maka sektor lainya juga bisa memberikan yang terbaik untuk Kota Bekasi," kata Rahmat. [Antara]
Berita Terkait
-
BNI-PBSI Perkuat Langkah Atlet Indonesia di BAC 2026
-
Nyesek! Atlet Angkat Berat Wahyu Surya Gagal Tanding di Lithuania, Diminta Jaminan Rp339 Juta?
-
Atlet Cha Jun Hwan Gabung Fantagio, Siap Berkarier sebagai Sportainer
-
Review Good Boy: Aksi Brutal Mantan Atlet Jadi Polisi yang Bikin Tegang
-
Musuh Terbesar Atlet Wanita Bukan Lawan di Lapangan, Tapi Stigma dan Body Shaming!
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Ironi di Fakultas Hukum UI: Saat Tempat Belajar Keadilan Jadi Sarang Kekerasan Seksual
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan
-
Resmi Diumumkan! Ini Daftar 10 Nama Calon Komisioner KPAD Kabupaten Bekasi 2026-2031
-
Ahli Hukum Ini Sebut Kredit Bermasalah Tidak Serta-merta Tergolong Kejahatan
-
Perajin Batu Bata Bekasi Bisa Cuan Besar! Ini Peluang Emas Program Gentengisasi Prabowo