SuaraBekaci.id - Masuk musim penghujan, tanggul di sepanjang daerah aliran Sungai Citarum Kabupaten Bekasi, Jawa Barat rusak.
Hal ini membuat sejumlah warga di Kecamatan Muaragembong bersama aparat pemerintah setempat gotong royong memperbaiki tanggul yang rusak.
"Alhamdulillah pelaksanaan pekerjaan perbaikan di sembilan titik lokasi tanggul kritis pada DAS (Daerah Aliran Sungai) Citarum sudah mulai berjalan. Kami bersama tim BBWS Citarum bergotong royong bersama warga di sini," kata Camat Muaragembong Lukman Hakim di Bekasi.
Lukman memerinci, perbaikan tanggul dilakukan di empat titik di Kampung Bendungan, Desa Pantai Bakti; empat titik di Kampung Biyombong Blukbuk, Desa Pantai Bahagia; serta satu titik di Kampung Bugis, Desa Jayasakti.
"Ada satu titik lagi di Kampung Tanjung Nuhun, Desa Pantai Sederhana. Di lokasi ini kami menerima bantuan 6.000 karung dari Baznas Kabupaten Bekasi," katanya.
Ia menambahkan, perbaikan tanggul Sungai Citarum diproyeksikan selesai pada akhir Desember 2021.
Lukman mengatakan bahwa perbaikan tanggul Sungai Citarum merupakan bagian dari upaya mitigasi banjir.
"Ini upaya antisipasi terjadinya potensi tanggul jebol yang bisa mengakibatkan banjir akibat luapan Sungai Citarum," katanya.
Menurut dia, perbaikan tanggul dilakukan setelah pemerintah kecamatan berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum.
Baca Juga: Tekan Angka Penularan Covid-19, Kabupaten Kukar Terima Bantuan Vaksinasi Gotong Royong
Berita Terkait
-
10 Negara Paling Dermawan di Dunia: Indonesia Jadi Pemuncak 7 Tahun Beruntun
-
TNI dan Warga Gotong Royong, Tempat Ibadah, dan Sekolah di Tapanuli dan Aceh Kinclong Lagi
-
Setahun Usai Dibersihkan, Sungai Citarum Kembali Dipenuhi Sampah
-
6 Fakta Penemuan Ribuan Potongan Uang di Bekasi: Dari Lahan Milik Warga hingga Penelusuran BI
-
Banjir Karawang Belum Surut, 1.033 Keluarga Terdampak
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
Terkini
-
Misteri Kematian Pensiunan PNS Bekasi: Ditemukan Telungkup, Polisi Lakukan Penyelidikan
-
Proyek Bangunan di TB Simatupang Sepi Usai Empat Pekerja Tewas
-
111 Kali Gempa Guncang Jawa Barat Sepanjang Maret 2026, Ini Penjelasan BMKG
-
Ini Motif Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi
-
Kronologi Sadis Penyiraman Air Keras di Tambun: Otak Pelaku Bayar Eksekutor Rp9 Juta