SuaraBekaci.id - Sosok almarhum Ameer Azzikra di mata dosen dan mahasiswa dinilai cerdas. Bahkan, Anak dari Ustad Arifin Ilham itu dikenal di kalangan temannya di Universitas Ibn Khaldun Bogor sangat baik.
Saat ini Ameer Azzikra kuliah di UIKA Bogor semester 5, jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Agama Islam.
Salah satu dosen Fakultas Agama Islam, Dr. H. Fahmi Irfani mengaku sempat kaget saat menerima kabar duka atas kepergian salah satu mahasiswanya itu.
"Kita sangat kaget saat mengetahui almarhum meninggal dunia pagi tadi," katanya.
Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Dekan II Fakultas Agama Islam Universitas Ibn Khaldun Bogor ini menilai, Ameer Azzikra merupakan sosok yang sangat bersahaja kepada siapapun.
"Sekitar 2019 lalu, saya pernah mengisi mata kuliah almarhum tentang Sejarah Islam dan Bahasa Arab. Almarhum adalah sosok yang low profile, tidak sombong, santun dan sopan," ujarnya.
Sementara itu, Fikri bersama rekan satu kelasnya merasa sangat terpukul saat mengetahui almarhum Ameer Azikkra meninggal dunia. Sebab, sekitar dua pekan sebelumnya Ameer masih mengikuti Ujian Tengah Semester (UTS) tanpa bolos.
Ia bersama rekan-rekannya juga tidak mengetahui jika Ameer Azikkra sedang sakit. Sebab semasa hidupnya Ameer Azikkra tidak pernah terlihat seperti sedang sakit dan selalu ceria di hadapan teman-temannya.
Selain dikenal sosok low profile dan tidak membeda-bedakan teman dalam bergaul, di matanya sosok almarhum dikenal sebagai penengah dan pendengar yang baik. Tak heran, jika Ameer Azikkra kerap kali jadi tempat cerita teman kelasnya.
Baca Juga: 4 Pendakwah Meninggal di Usia Muda, Karena Sakit hingga Kecelakaan
"Almarhum itu paling tidak bisa lihat temannya susah. Kalau ada yang susah pasti langsung ditolong. Kalau ada masalah pasti curhatnya ke almarhum. Pokonya almarhum penengah yang baik," ujarnya.
Berita Terkait
-
Misi Berbahaya di Pongkor: Basarnas Terjang 'Lubang Maut' Demi Evakuasi 3 Penambang
-
Adian Napitupulu Minta PT Antam Gerak Cepat Evakuasi Korban Asap Tambang Pongkor
-
Bongkar 6 Nyawa yang Masih Terjebak, Adian Ingatkan Sejarah Kelam 'Asap Pengusir' di Pongkor
-
Daftar Lengkap 6 Nama Korban Meninggal Dunia Tragedi Asap Tambang Pongkor Bogor
-
Fakta Pahit! Sempat Dibantah Polisi, Kades Bangun Jaya Benarkan 6 Warganya Tewas di Lubang Pongkor
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Karung Pasir dan Bronjong Jadi Tameng Sementara Warga Bekasi
-
Ini Penyebab Penyakit Campak di DKI Jakarta Belum Hilang
-
Rupiah Mendekati Rp17 Ribu per Dolar AS, 5 Hal Ini Perlu Dilakukan Warga Indonesia
-
Simak 5 Panduan Benar Unggah Foto Rumah Supaya Lolos KIP-Kuliah
-
Sosok Andy Dahananto Pilot Korban Kecelakaan ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung