SuaraBekaci.id - Nofel Saleh Hilabi mengaku telah menyiapkan beberapa hal terkait rencananya untuk memajukan Partai Golkar Kota Bekasi.
Meski jabatan Ketua DPD Partai Golkar Kota Bekasi masih menjadi sengketa antara Ade Puspitasari dan Nofel Saleh Hilabi, namun Sekretaris DPD Partai Golkar Machrul Falaq mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan beberap hal kedepannya.
"Kami sudah menyiapkan beberapa hal kedepannya," kata Machrul belum lama ini.
Machrul Falaq mengatakan, setelah Nofel Saleh Hilabi dilantik menjadi Ketua DPD Golkar Kota Bekasi, pihaknya akan merenovasi kantor Golkar Kota Bekasi.
"Yang pertama pasti sebagai representatif Golkar Kota Bekasi, kami akan merenovasi kantor Golkar, terus melakukan konsolidasi dari tingkat RW hingga Kecamatan untuk kemenangan Airlangga Hartarto dan beberapa program yang sedang disiapkan," ujar Machrul.
Seperti diketahui, Jabatan Ketua DPD Golkar Kota Bekasi masih menjadi sengketa. Menurut kubu Ade Puspitasari, mereka lah yang memenangkan itu. Hal ini dibuktikan dengan keluarnya SK oleh Plt Ketua Golkar Jawa Barat.
Namun menurut kubu Nofel Saleh Hilabi, SK tersebut tidak sah dan kini jabatan Ketua Partai Golkar Kota Bekasi masih dibicarakan di tingkat Mahkama Partai.
Golkar Kota Bekasi melakukan Musda pemilihan Ketua pada 29 Oktober lalu. Musda V di Graha Bintang, Mustika Jaya tanggal 29 Oktober 2021 memenangkan Ade Puspitasari. Sedangkan Musda di Hotel Horison pada tanggal yang sama memenangkan Nofel Saleh Hilabi.
"Kami meyakini Musda V Kota Bekasi yg di gelar di Hotel Horison pada tgl 21 Oktober 2021 dilaksanakan sesuai amanat AD/ART. Peserta Musda V Kota Bekasi memilih Nofel Saleh Hilabi secara aklamasi menjadi Ketua DPD Partai Golkar periode 2021-2025," kata Fungsionaris Partai Golkar Aristo Kono.
Baca Juga: Nofel Saleh Hilabi Pertemuan Lintas Parpol, Kubu Ade Puspitasri: Dia Jual Kita Borong
Berita Terkait
-
Bela Rudy Masud, Waketum Golkar: Beliau Pemimpin Low Profile dan Tidak Anti Dialog
-
Pusaran Korupsi Fadia Arafiq Seret Suami yang Anggota DPR dan Anak, Begini Respons Golkar
-
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terjaring OTT KPK, Begini Respons Resmi Golkar
-
Golkar Dukung Langkah Sufmi Dasco Tunda Impor 105 Ribu Mobil Niaga India
-
Golkar Target Menang Pemilu 2029, Kaderisasi Jadi Kunci Transformasi
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Darurat Sampah di Kabupaten Bekasi Tuntas Dalam Dua Tahun?
-
Nadiem Makarim Dituntut Berapa Tahun? Hari Ini Jalani Sidang Kasus Korupsi Chromebook
-
Cak Imin: Penerima Bansos Main Judi Online Langsung Dicoret
-
Kemendagri Kawal Percepatan Pembangunan PSEL di Bekasi
-
Jalani Sidang Korupsi Chromebook Saat Sakit, Nadiem Makarim: Besok Saya Harus Operasi