SuaraBekaci.id - Kondisi Kali Rasmi atau Kalenrasmi, Kampung Pelaukan, Desa Karang Rahayu, Kecamatan Karangbahagia, Kabupaten Bekasi, hari ini sangat memprihatinkan.
Informasi itu diunggah akun instagram @infobekasi, yang memperlihatkan kondisi kali Rasmi pada Rabu (3/11/2021) pukul 06.30 WIB terlihat masih ada busa tebal.
"06.30: Kondisi terkini Kali Rasmi di Plaukan, Karangbahagia, Bekasi. Busa tebal makin banyak, kek negeri di atas awan. Ini hari kedua dengan kondisi serupa kek kemarin," tulisnya dikutip Suarabogor.id.
Sebelumnya diberitakan, pemandangan tak biasa bahkan terkesan mengherankan terjadi di Kali Rasmi atau Kalenrasmi, Kampung Pelaukan, Desa Karang Rahayu, Kecamatan Karangbahagia, Kabupaten Bekasi.
Sebuah unggahan foto Kali Rasmi yang dipenuhi lautan busa berwarna putih pertama kali diunggah oleh akun media sosial Facebook bernama Kang Aink dalam group Info Sukatani Bancong & Sekitarnya, Selasa (02/11/2021)
Dalam unggahan tersebut terlihat jelas panorama Kali Rasmi di sore hari yang tertutup oleh lautan busa putih yang menggumpal dan memenuhi hampir seluruh aliran air Kali tersebut.
Gumpalan busa yang menggunung hingga membentuk seperti awan itu berdampingan dengan beberapa eceng gondok yang juga hidup di aliran Kali Rasmi, jika dilihat lebih dekat maka akan terlihat riak air diselimuti busa tebal yang bertumpuk.
Pemandangan pun bak berada diatas awan yang dikelilingi pepohonan rindang.
Banyak diantara warganet yang salah fokus saat melihat foto unggahan tersebut.
Baca Juga: Heboh Limbah Busa Menggumpal seperti Awan, Warga Ketakutan
" Ya Allah pas lihat gambar aku kira itu tempat wisata Wonosobo yang negeri diatas awan itu, pas lihat captionnya auto kecewa, limbahnya parah banget sampai seperti itu," komen akun komalasari***.
" Awan diatas kali," timpal akun lain Bhagasash***.
" Kaya di Kutub Utara, hamparan es semua itu ya," sahut akun Abi J***.
" Ini awan kinton Sun Go Kong, dia hanya bisa dinaikkin oleh orang orang yang berjiwa bersih dan ikhlas," komen yang lain Herru Her***.
Keasrian kali yang seharusnya jernih oleh air kini justru tertutupi oleh limbah busa yang belum diketahui darimana asal usulnya ini.
Diantara warganet yang gagal fokus dengan pemandangan alam, ada juga yang mengkritik keras adanya limbah tersebut.
" Usut tuntas setiap pabrik yang buang limbah sembarangan, laporkan ke aparat setempat," tulis akun Matteo An***.
" Sangat merusak lingkungan," kata akun Bang Kha***.
Diketahui, kali tersebut kerap dialiri limbah busa maupun limbah berwarna hitam pekat. Tapi kali ini limbah busa putih tersebut sangat pekat dan tebal. Aliran kali tersebut membentang membelah wilayah kecamatan Karangbahagia dan Kecamatan Sukatani Kabupaten Bekasi.
Berita Terkait
-
6 Fakta Penemuan Ribuan Potongan Uang di Bekasi: Dari Lahan Milik Warga hingga Penelusuran BI
-
Bantah Tak Kooperatif, Legislator Bekasi Nyumarno Sambangi KPK: Undangan Tak Sampai ke Alamat KTP
-
Giliran Rumah Kajari Kabupaten Bekasi Disegel KPK
-
Bau Busuk Ungkap ke Temuan Mengerikan di Bekasi: Kerangka Bayi Terkubur Berselimut Sweater!
-
Lagi Nongkrong di Melawai, Warga Kaget Digoyang Gempa Bekasi: 'Berasa Nggak Lo?'
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
Terkini
-
Perbedaan Krusial Zakat dan Pajak Menurut Jusuf Kalla
-
Mahasiswa Bekasi Diciduk Polisi, Ternyata Pengedar Tembakau Sintetis Rumahan
-
Sepanjang 2025, BRI Salurkan KUR Rp178,08 Triliun Kepada 3,8 Juta Debitur
-
Kontroversi Paspor Inggris Anak Alumni LPDP, AHU: Potensi Pelanggaran Hak Anak
-
Konsultasi Hukum: Bolehkah Orang Tua Mengalihkan Kewarganegaraan Anak Secara Sepihak?