SuaraBekaci.id - Insiden kecelakaan yang melibatkan seorang anggota polisi lalu lintas ( polantas ) Patroli Pengawal Ditlantas Polda Metro Jaya Iptu Dwi Setiawan di Tol Jakarta - Cikampek Km 13.400, hingga pagi ini viral dan menjadi trending topic di beberapa jejaring sosial media seperti Twitter dan Instagram.
Dalam unggahan akun Twitter @Gamaudungu dan @iswandi_maulana terlihat foto dan video korban tergeletak di pinggir jalan Tol Jakarta Cikampek dalam kondisi mengenaskan.
Polisi berseragam lalulintas lengkap itu terbaring telungkup disamping kendaraan dinas roda duanya yang juga ikut terjatuh. Serpihan kaca pecahan dari helm dan spion berserakan disekitaran.
Dalam unggahan video, tidak ada warga yang melintas berhenti untuk melakukan pertolongan.
Suasana disekitaran jalur lalulintas tol tersebut terlihat cukup ramai,namun diantara mereka tidak ada yang berhenti kecuali truk yang menabrak korban.
Warganet yang melihat unggahan tersebut justru ramai memperdebatkan tidak ada yang menolong korban. Ada yang justru menghujat, ada pula yang memberikan pembelaan.
" Gak ada yang nolonginlah, karena pak Polisinya sudah mati takut jadi saksi dan tersangka KL tabrak lari, kalau masih hidup pasti ada yang menolong," sahut akun @Samyoesmar***.
" Potret sekarang citra polisi yang semakin arogan, mungkin mereka pikir gak ada batasan usia dan gak punya hari sial, jangan terlalu semena mena pak Pol, anda masih makhluk juga," sahut akun lain @mahmudaba***.
" Sebaiknya polisi juga sadar diri untuk tidak ugal ugalan di tol mentang mentang bawa rombongan, kalau sudah begini ane hanya bisa bilang Innalilahi wa inna ilahi rojiun." tulis @andikoerniaw***.
" Kadang gak ngawal aja kalau jalan macet juga mereka gak memperhatikan keselamatan oranglain, main sruduk aja, sayang yah sama motornya, beli pake duit rakyat." cuit akun @Ind***.
“ Semasa hidup instansinya dibenci rakyat, setelah kejadian taka da seorang pun rakyat yang menolong hanya bisa memvideokan, miris dan kasihan ,naudzubillah.” Tambah akun @HansNurd***.
Dan masih banyak lagi hujatan yang justru ditujukan kepada korban. Namun diantara komentar hujatan tersebut, ada pula warganet yang justru membela pelaku yakni si supir truck.
“ Kasihan supir trucknya,” komen akun @MtdSap***.
“Kasihan supir trucknya, semoga gak di kriminalisasi,” tambah yang lain @Akhmadz***
“ Semoga supir truck diberi kesabaran dan dimudahkan untuk penyelesaian masalah ini, amin,” jawab akun @ariyantosetya***.
Berita Terkait
-
Epy Kusnandar Meninggal Dibilang 'Mampus Mati', Karina Ranau Resmi Lapor Polisi
-
Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat
-
6 Arti Mimpi Kecelakaan Mobil, Apakah Sebuah Pertanda Buruk?
-
Sedih, Marc Marquez Menangis saat Jelaskan Kondisi Fisiknya pada Tim Ducati
-
Tol Japek Padat! Simak Jadwal Contraflow KM 55-65 Arah Cikampek Hari Ini
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Dini Hari Mencekam di Cikarang, 4 Remaja Bawa Celurit Diamankan Polisi
-
Kronologi Kekerasan Seksual di Rumah Pribadi Bupati Konsel, Sekuriti Ditangkap Polisi
-
Ini Kota Tujuan Favorit Penumpang KA Selama Libur Panjang
-
Libur Panjang Isa Al-Masih: Simak Jadwal One Way di Jalur Puncak Bogor Terbaru
-
Juri LCC Empat Pilar Kalbar Berpihak? Ini Penjelasan Sekjen MPR RI