Lebrina Uneputty
Ilustrasi. Korban banjir Bekasi (Antara)

SuaraBekaci.id - Musim penghujan tiba, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi pun bersiap siaga memantau daerah rawan banjir.

BPBD Kabupaten Bekasi mencatat ada 153 titik banjir tersebar di 20 Kecamatan.

Kepala Bìdang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Bekasi Muhammad Said mengatakan terdapat 153 titik banjir yang tersebar di 20 Kecamatan.

"Kalau mengacu pada banjir pebayuran, sebanyak 153 titik banjir terjadi di 20 kecamatan dari 23 kecamatan dengan jumlah desa 93 desa," jelasnya saat dikonfirmasi, Kamis (14/10/2021).

Dia menyebutkan, Desa Sumberurip dan Desa Sumbersari menjadi salah satu titik terparah jika terjadi banjir.

"(Titik terparah) Kalau di pebayuran di desa sumber urip, sumber sari, kedung waringin, dan desa yang ada di cabang bungin sampai ke muara gembong," katanya.

Said juga mengatakan terdapat beberapa kecamatan yang tingkat kerawanan banjirnya cukup tinggi di Kabupaten Bekasi.

"Kecamatan kedungwaringin, Tambun Selatan, Cibitung, Tambun Utara, Pebayuran, Muara Gembong, Cikarang Timur, Cikarang Pusat, Cikarang Utara, Setu, Cikarang Selatan," jelasnya.

Untuk antisipasi, lanjut Said, pihaknya menyiagakan perahu di tiap-tiap Kecamatan di Kabupaten Bekasi.

"Jadi dalam satu kecamatan bisa saja menyimpan 2-3 perahu, ada yang satu ada yang 2 tetapi tentu lebih banyak yang kita standbykan di kantor," jelasnya.

Komentar