SuaraBekaci.id - Kenapa kita perlu memahami tabayyun dan muhasabah? Karena dalam kehidupan sehari-hari manusia memiliki sifat lupa dan hilang kendali.
Tidak hanya pada ucapan saja, melainkan juga perbuatannya. Sehingga menyebabkan orang lain sakit hati, akan tetapi pelaku tidak sadar.
Tabayyun dan muhasabah, ternyata juga harus selalu kita genggam. Dengan tujuan, jika kita sudah menggenggam kuat-kuat dan memahaminya, kita bisa menerapkan.
Sehingga mudah untuk menjadi kontrol apabila kita hendak melakukan suatu hal yang masih belum begitu jelas atau hal yang dapat menyakiti hati orang lain.
Perkembangan zaman sekarang ini sudah semakin canggih saja. Hampir semua informasi bisa kita dapatkan melalui teknologi. Tambah lagi kehadiran sosial media saat ini juga beragam.
Bahkan informasi valid sekalipun, bisa kita dapatkan dari media sosial tersebut. Namun, penting juga untuk kita menyaringnya kemudian, mencari kebenarannya terlebih dahulu.
Jangan terburu-buru untuk menyebarkan. Sehingga mengakibatkan banyak hal yang tidak diinginkan. Peristiwa tersebut juga merusak ukhuwah.
Pahami Arti Tabayyun dan Muhasabah dalam Islam
Islam adalah agama yang sempurna. Bahkan semua yang berkaitan dengan Islam mempunyai aturan. Tujuan dari aturan tersebut bukan untuk mempersulit, melainkan untuk menyempurnakan agama kita.
Memperdalam ilmu agama Islam juga sudah menjadi kewajiban kita. Jadi, arti tabayyun dan muhasabah, seharusnya juga sudah kita pahami.
Kedudukan dua istilah tersebut dalam agama Islam juga sangat penting. Bagi Anda yang masih belum begitu paham dengan dua istilah tersebut, penting sekali untuk menyimak informasi berikut ini.
Kata tabayyun, bagi beberapa orang mungkin masih asing. Perlu Anda ketahui bahwasanya tabayyun mempunyai arti, mencari kejelasan tentang suatu hal sampai benar-benar jelas keadaannya.
Akan tetapi secara istilah, meneliti dan menyeleksi berita, juga tidak terburu-buru dalam memutuskan masalah baik dalam hal hukum, kebijakan, dan lain sebagainya. Sehingga menyebabkan permasalahannya tersebut tetap jelas dan benar.
Sikap tersebut juga perlu kita tanamkan dalam diri kita masing-masing. Ketika kita menerima berita, hendaknya mencari kebenarannya terlebih dahulu.
Sebelum Anda membagikannya, pastikan juga informasi tersebut harus bisa Anda pertanggungjawabkan terlebih dahulu. Jangan sampai malah menimbulkan masalah di kemudian harinya.
Berita Terkait
-
Merayakan Hidup Orang Biasa dalam Novel Kios Pasar Sore
-
Kehidupan Masyarakat Pesisir: Ruang Pertama yang Selalu Dikorbankan
-
Mencari Keseimbangan Kehidupan di Era Sibuk: Panduan Praktis Work-Life Balance
-
Ulasan Buku The Art of Stoicism, Misi Pencarian Makna tentang Kehidupan
-
Aktor Aliff Ali Dilaporkan Polisi oleh Istri Sah Usai Diduga Menikah Lagi Tanpa Izin
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
8 Pedagang Kalibata Gulung Tikar, Total Kerugian Rp1,2 Miliar
-
Nenek Nekat Curi 16 Baju di Tanah Abang, Begini Kondisinya!
-
Daftar Jaksa Diperiksa KPK Terkait Dugaan Suap Bupati Bekasi Non Aktif Ade Kuswara Kunang
-
Sengketa Lahan di Cikarang: Pemkab Bekasi Lawan Warga, Diduga Ada Mafia Tanah
-
450 Ton Sampah Pasar Induk Kramat Jati Dibawa ke Bantar Gebang Bekasi