SuaraBekaci.id - Platform digital khusus pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) kini banyak lahir di Indonesia. Hal ini mendapat sambutan baik Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Menurut Ridwan Kamil, hal ini bisa dimanfaatkan para pelaku UMKM khususnya Jawa Barat. Mengingat, aktifitas transaksi jual beli online di Indonesia, mencapai hampir 44 juta dolar Amerika Serikat (AS) (setara dengan Rp631 triliun), Ridwan Kamil berharap UMKM Jawa Barat bisa go digital.
"Hari ini merupakan peristiwa yang sangat penting sekali, karena orang-orang yang hadir saat ini adalah orang-orang yang tengah beradaptasi untuk meraih kesuksesan. Saya doakan semua yang hadir adalah kelompok yang mau berubah, mau beradaptasi, mau belajar, untuk mendapatkan kesuksesan di masa depan," ungkap Ridwan Kamil dalam keterangan resminya, Senin (27/09/2021).
Pemanfaatan digital di Jawa Barat sangat pesat setelah DKI Jakarta. Dengan ketangguhan ekonomi digital yang terbukti selama pandemi COVID-19, pertumbuhan ekonomi digital di Jawa Barat mencapai hingga 40 persen.
UMKM untuk Provinsi Jawa Barat, memang sudah tidak bisa dipisahkan kehadirannya. pasalnya, 90 persen perekonomian wilayah Jawa Barat didapat dari para pelaku UMKM.
"Diketahui bahwa potensi ekonomi digital membuka pasar yang tidak terbatas bagi pelaku UMKM. Pemerintah Provinsi Jawa Barat sendiri sangat peduli dengan upaya-upaya peningkatan keterampilan UMKM khususnya di bidang digitalisasi," kata Ridwan Kamil.
"Kita ingin semua UMKM ini go digital, sehingga kita melakukan pendampingan dan pelatihan, salah satunya di aplikasi Tokko," tambah Ridwan Kamil.
Menurut laporan yang diberikan oleh Googel dan Temasek, dengan perolehan angka yang positif itu, lima tahun ke depan, tepatnya di 2025 potensi ekonomi digital diperkirakan dapat menembus angka hingga Rp1.744 triliun.
"Maka dari itu saya mengapresiasi, aplikasi Tokko ini bisa memperkaya peluang ekonomi digital yang masih 3 kali lipat jumlahnya dari yang kita lihat hari ini," tutup Ridwan Kamil.(Antara)
Baca Juga: Update Kasus Suap Bupati Probolinggo, Lima Pj Kades Diperiksa KPK
Pewarta : Chairul Rohman
Tag
Berita Terkait
-
Data dan Transaksi Digital Terancam, RI Siapkan Teknologi Baru
-
UMKM Tak Cukup Go Digital, Keamanan Transaksi dan Legalitas Usaha Juga Penting
-
OTP Dinilai Belum Cukup Lindungi Transaksi Digital, Ada Usulan Verifikasi Independen
-
Transaksi Digital Berkembang, Tarik Tunai Gratis Dukung Efisiensi Keuangan Masyarakat
-
Motor Listrik Terparkir di Pinggir Jalan Bekasi, Kejagung: Bukan Barang Bukti MBG
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Seret Nama Pejabat ATR/BPN hingga Politisi, Ini Fakta Terbaru Kasus Korupsi Summarecon
-
Bikin Polusi Udara Parah, Pabrik Arang di Bekasi Disegel
-
Waketum MUI Jadi Saksi Meringankan Dugaan Korupsi Haji Eks Menag Yaqut Cholil
-
26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi
-
Hampir 500 Petinju Ramaikan Kejurnas 2026, Hillary Brigitta Lasut Soroti Perjuangan Atlet