SuaraBekaci.id - Terekam kamera Closed Circuit Televisi (CCTV) sejumlah remaja diduga geng motor menggunakan motor matic menyerang sekelompok warga di Kedungwaringin Kabupaten Bekasi.
Aksi ini mengundang jengkel dan tawa warganet, menurut mereka aksi tersebut sangat kekanak-kanakan dan tidak cocok disebut gengster.
Rekaman CCTV yang diunggah akun @jabodetabek_terkini dengan caption:
Diduga Komplotan geng motor mengincar kendaraan hingga membacok korban di Bekasi tadi malam.
Telah terjadi peristiwa pembacokan di sebuah komplek warga di wilayah Kp.Kedungkole Desa. Karangmekar, Kec. Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, pada Senin dini hari (27/9/2021) sekitar pukul 00.32 Wib
Pelaku diduga adalah sekelompok remaja diduga geng motor.
Kejadian tersebut sempat terekam kamera CCTV, terlihat gerombolan gang motor yg membawa senjata tajam mengeroyok pengendara motor yg saat itu sedang berboncengan.
Pelaku berjumlah sekitar 7 orang atau lebih mengunakan 3 sepeda motor.
Terlihat Pelaku Komplotan Gengstar tersebut seperti mengincar kendaraan bermotor motor yang di kendarai oleh korban.
Baca Juga: Cerita Warganet, Habis Ditilang Oknum Polisi Minta Nomor Telp Jadi Intens Menghubungi
Salah satu Korban mengalami luka sobek di lengan kanan akibat bacokan senjata tajam.
Warganet yang cukup jengah dengan ulah geng motor pun mengejek aksi tersebut.
Menurut mereka, aksi tersebut sangat kekanak-kanakan dan terlalu lucu untuk disebut Geng Motor.
"Ganster kok pake matic, kredit lagi" ujar Warganet.
"Yaelah bocah, ketangkep aja nangis" celetuk lainnya.
"Lucu anak muda jaman sekarang gak mampu beli motor, eh malah bacok2 orang trus ambil motor ya, hahaha" sahut warganet.
"Masih kecil minta duit ke orangtua, kalau gak dikasih marah, bikin onar tapi nyali patungan" celetuk lainnya.
Berita Terkait
-
Foto Seksi Jefri Nichol Jadi Sasaran Komentar Mesum Warganet Perempuan, Langsung Picu Kontroversi
-
5 Fakta Kasus Nama Dewi Perssik Dicatut Akun Centang Biru, Diduga Raup Untung Besar
-
Asila Maisa Klarifikasi Panjang Minta Warganet Tak Sebar Fitnah: Saya Bukan Pelakor
-
KPAI: Kematian Siswa SMAN 5 Bandung Momentum Hentikan Tradisi Geng Pelajar
-
Fakta Baru, Raihan dan Mahasiswi UIN Suska yang Dibacok Sebenarnya Pacaran?
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Buntut Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha, Pemkot Akan Razia Seluruh Tempat Penitipan Anak
-
Laris Manis! Lelang 71 Motor Dinas Pemkab Karawang
-
Pemerintah Lelang Enam Proyek PSEL, Ini Lokasinya
-
Ade Armando dan Permadi Arya Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Polisi Siapkan Lab Forensik Digital
-
Kasus Kanker Payudara Tembus 1,9 Juta, BPJS: Biaya Pengobatan Tembus 1,99 Triliun