SuaraBekaci.id - Cara budidaya tanaman merambat mudah dan menguntungkan, karena jenis tanaman ini bisa menjadi peluang usaha yang prospektif.
Apalagi tanaman ini juga cocok untuk interior rumah atau taman.
Tanaman merambat merupakan jenis tanaman yang seringkali orang manfaatkan sebagai tanaman hias, baik dalam lingkungan taman atau halaman rumah.
Seringkali tanaman rambat juga bisa kita jadikan dekorasi alami untuk interior rumah. Oleh karena itu, sekarang ini informasi cara menanam dan memelihara tanaman merambat banyak orang cari
Cara Budidaya Tanaman Merambat
Bagi Anda yang juga tertarik membudidayakan tanaman merambat bisa mencobanya sendiri. Ini juga berguna agar tanaman rambat di rumah Anda tidak layu, tetap indah dan bermekaran.
Berikut ini ada beberapa cara budidaya tanaman merambat yang bisa Anda lakukan. Selain untuk hobi, Anda bisa mengembangkan teknik ini untuk menambah penghasilan loh.
Tentukan Lahan Tumbuh dan Media Tanam
Hal pertama yang perlu kita perhatikan adalah agar tanaman rambat yang Anda miliki bisa merambat pada bidang tumbuh dengan baik. Anda harus pastikan meletakkan media tanam sedekat mungkin dengan bidang tumbuh.
Media tanam perlu Anda letakkan dekat bidang tumbuh dan pada tempat itu Anda semai berupa tanah dan humus.
Ini sangat penting agar tanaman bisa memanfaatkan dinding pagar tersebut dan bisa merambat secara langsung pada media tanam yang Anda telah persiapkan sebelumnya.
Tentukan Jenis Tanaman dan Pastikan Sesuai Lokasi
Cara budidaya tanaman merambat juga perlu memilih jenisnya. Apalagi karakteristik tanaman rambat banyak jenisnya. Ada tanaman rambat yang kurang suka sinar matahari dan ada juga tanaman rambat yang suka dengan sinar matahari.
Karena itu pastikan Anda menelaah dulu tanaman rambat yang akan Anda tanam tersebut adalah tanaman rambat dengan karakteristik yang seperti apa.
Jika ingin tanaman rambat Anda letakkan pada halaman terbuka atau carport, baiknya Anda pastikan agar tanaman rambat tersebut jenisnya tahan terhadap sinar matahari terik.
Beberapa jenis tanaman yang cocok kita tanam sekitar carport antara lain seperti tanaman Alamanda, Mandevilla ataupun tanaman Thunbergia.
Sementara untuk tanaman dinding atau pagar bisa Anda pilih tanaman seperti Dolar Rambat, Lee Kwan Ye, atau Petrea Biru.
Tentukan Jarak Tanaman
Cara budidaya tanaman merambat selanjutnya adalah agar tanaman rambat bisa tumbuh secara optimal. Pastikan agar tanaman Anda mendapatkan zat hara yang cukup dari media tanamnya. Kemudian zat hara tersebut harus Anda optimalkan kecukupannya.
Caranya yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kecukupan zat hara seperti dengan memastikan jarak tanam antar tumbuhan tepat.
Sehingga nantinya tidak terjadi defisensi zat hara pada salah satu tanaman yang Anda tanam. Karena jika terjadi, maka dapat mengakibatkan tanaman Anda berhenti tumbuh atau paling parah mati.
Berikan Media Rambat Yang Sesuai
Sesuai dengan jenisnya, tanaman rambat merupakan salah satu jenis tanaman yang memerlukan media untuk berpegang dan proses perambatan yang tepat.
Oleh sebab itu cara budidaya tanaman merambat yang bertujuan untuk menutup dinding rumah, pada awal pertumbuhan atau penanamannya Anda harus memberikan media rambat. Seperti berupa kayu atau bambu dulu.
Media rambat berupa kayu atau bambu ini berperan untuk menjadikan agar tanaman bisa berpegang. Kalau tanaman sudah semakin tinggi, Anda bisa mulai arahkan perambatannya pada media dinding.
Lakukan Perawatan Secara Rutin
Walau sebagian tanaman rambat mudah untuk kita tanam, Anda tetap harus merawat secara rutin. Ini berguna untuk menjaga nutrisi selama pertumbuhan tetap dalam kondisi baik.
Manfaatkan juga pupuk daun sebulan sekali dengan cara kita taburkan pada sekitar tanaman. Adapun teknik penyiraman bisa Anda lakukan sehari sekali baik pada pagi hari atau pun sore hari.
Kemudian untuk pembasmian hama bisa kita lakukan sesuai dengan kebutuhan serta kondisi tanaman itu sendiri. Biasanya yang kita lakukan umumnya satu bulan sekali untuk menjaga kualitas perkembangannya.
Bagi Anda pecinta tanaman rambat, cara budidaya tanaman merambat memang cukup susah. Akan tetapi jika Anda berhasil memeliharanya tentu hasilnya akan sangat bagus dan indah. Bahkan Anda bisa mengembangkannya untuk Anda jual kembali.
(R10/HR Online)
Berita Terkait
-
Permintaan Ikan Kerapu Jabodetabek Tembus 60 Ton per Bulan, Penyediaan Fasilitas Jadi Tantangan
-
Ciptakan Lagu Impian Anda dengan Mudah Menggunakan Suno AI
-
Shin Tae-yong: Para Pemain Timnas Indonesia Mudah Menyerah...
-
Stop Illegal Fishing! Kenya Temukan Solusi Cerdas Budidaya Ikan Laut
-
Belajar Usaha Budidaya Tanaman Hias Tanduk Rusa di FLOII Expo 2024
Terpopuler
- Beda Adab Aaliyah Massaid dan Fuji Minta Tolong ke ART, Ada yang Dibilang OKB
- Sebut Lamborghini Rp22 Miliar Murah, Koleksi Mobil Firdaus Oiwobo Vs Hotman Paris Jomplang
- Nikita Mirzani Ditahan, Astrid dan Uya Kuya Ungkap Rasa Syukur: Tegak Lurus Polda Metro Jaya
- Rudy Salim Masuk Perangkap Firdaus Oiwobo, Kini Berakhir Kena Somasi
- Emil Audero: Kemungkinan Membela Timnas Indonesia Tidak Ada
Pilihan
-
Usai Pelampung, Kini Marina: Nasib Nelayan di Perairan Serangan Bali Kembali Diuji
-
7 Rekomendasi HP Murah Rp 2 Jutaan Memori 256 GB Terbaru Maret 2025
-
6 Rekomendasi HP Murah Rp 1 Jutaan RAM 6 GB, Terupdate Maret 2025
-
Prabowo Jadikan IKN Proyek Strategis Nasional Meski Efisiensi, Netizen: Duit Dari Mana?
-
Jadwal Buka Puasa untuk Balikpapan, Samarinda dan Bontang 6 Maret 2025
Terkini
-
Bekasi Banjir, Keluarganya Ngungsi ke Hotel, Walkot Tri Adhianto: Gak Bermewah-mewah
-
Kesaksian Pekerja di Mal Mega Bekasi Sebelum Diterjang Banjir: Kejadiannya Cepet Banget!
-
Puluhan Sepeda Motor Terendam Banjir di Stasiun Bekasi
-
Cerita Pekerja Ungkap Detik-detik Air Banjir Terjang Mega Mal Bekasi, Pengunjung Panik Berlarian!
-
Banjir Bekasi 2025: Villa Nusa Indah Tenggelam, Warga Mengungsi ke Atap Rumah